renungan-28-januari-2015-kuda-dan-keledai

KUDA DAN KELEDAI

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 18:21-35
Ayat Emas
Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.
(Ams. 14:30)

DAda keledai dan kuda yang tinggal di sebuah peternakan. Kuda dirawat dengan baik oleh pemiliknya. Setiap hari, ia diberi makan, dimandikan, bahkan dilatih. Tetapi, keledai tidak. “Aku sudah bekerja keras, mengangkat beban berat, tapi tidak pernah diperlakukan sebaik kuda,” keluh keledai.

Tak lama, terjadi perang di daerah itu. Sang tuan dan kuda itu pergi ke medan perang. Beberapa bulan kemudian, mereka kembali. Keledai melihat kuda terluka parah. Keledai sadar kalau ia telah salah menilai kuda. “Sekarang aku tahu mengapa ia dirawat begitu baik, karena usaha yang ia keluarkan pun juga lebih berat daripada aku,” kata keledai dalam hati.

Kadang saat melihat prestasi teman kita di sekolah, kita iri. Dia terlihat begitu disayang guru dan teman-teman, sementara kita tidak. Namun, kita tidak tahu saja, betapa ia sudah belajar siang dan malam untuk memperoleh hal itu. Sedang kita malah bermain game terus dan nonton seharian. Jadi, pantaslah kalau ia mendapat pujian.

Karena itu, jangan buru-buru menaruh iri kepada teman, tapi lihatlah usaha dan jerih lelah mereka. Jadi, daripada sibuk menaruh dengki, lebih baik kita mengikuti teladan teman-teman kita yang berprestasi.

Rasa iri selalu membahayakan orang yang menumpuknya.
Doaku:
“Jauhkan aku dari rasa iri hati, ya, Tuhan Yesus. Sebaliknya, aku pun ikut giat belajar dan bekerja juga supaya bisa berhasil seperti yang lain. Amin.”

Photo Credit: http://3.bp.blogspot.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *