renungan-24-januari-2015-pura-pura

PURA-PURA

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 15:21-39
Ayat Emas
Apabila engkau melihat, bahwa lembu atau domba saudaramu tersesat, janganlah engkau pura-pura tidak tahu; haruslah engkau benar-benar mengembalikannya kepada saudaramu itu.
(Ul. 22:1)

Rubah adalah binatang cerdik. Kita dapat mengetahui dari caranya berburu. Ketika hendak menangkap kelinci, rubah akan menunggu di ujung jalan yang biasa dilalui kelinci. Waktu kelinci datang, rubah akan pura-pura sakit dan menggeletakkan tubuhnya di tanah. Biasanya kelinci akan mendekati rubah karena penasaran. Saat itulah, rubah menyambar leher kelinci dengan cepat.

Berpura-pura adalah salah satu cara yang digunakan para binatang untuk mencari makan atau mempertahankan diri dari musuh. Tapi dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak boleh mengikuti cara seperti itu ya? Karena tidak mengerjakan pekerjaan rumah, dan takut dimarahi oleh guru, kita tidak boleh mengatakan kepada orangtua kalau kita sedang sakit dan tidak mau masuk sekolah. Atau karena ingin memiliki barang-barang kepunyaan teman, kita pura-pura lupa mengembalikannya. Ini sungguh perbuatan yang tidak terpuji.

Kerygmer, ketahuilah setiap kebohongan pada akhirnya pasti akan ketahuan juga. Ya, biar ditutup-tutupi bagaimana pun, suatu hari pasti ada yang tahu. Jadi, sebelum kita malu, sebelum kita dijauhi teman-teman, belajarlah untuk selalu berkata jujur dan bersikap benar. Mau?

Katakan saja yang sejujurnya karena cepat atau lambat orang akan menemukan kebenarannya. ~ Paul Galvin
Doaku:
“Tuhan Yesus, bantulah aku untuk senantiasa berbicara jujur. Amin.”

Photo Credit: https://sundaynightliveatzion.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *