renungan-02-januari-2015-menyembuhkan-luka

MENYEMBUHKAN LUKA

Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 2
Ayat Emas
Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah.
(Yes. 35:3)

Adi mendapat tugas dari ibu guru, ‘Temukanlah satu kebutuhan dan penuhilah. Temukanlah sebuah luka dan sembuhkanlah.’

“Aku tidak mengerti dengan tugas ini, memangnya aku dokter bisa menyembuhkan luka orang?” Adi bergumam. “Ada apa sayang?” ibunya menghampiri. Adi memperlihatkan tugas itu. “Begini Adi,” kata ibunya. “Sebenarnya orang bisa menderita luka bukan hanya secara fisik, tapi mental dan rohani juga. Kamu tahu kan, kalau temanmu Sarah, ayahnya sedang menganggur? Lalu ada Linda yang ibunya tengah dirawat di rumah sakit. Secara mental, bisa saja mereka terluka. Mereka sedih, kecewa, bahkan marah kepada Tuhan.”

“Tapi aku masih kecil, aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong mereka,” jawab Adi. “Kau mungkin tidak bisa menyelesaikan persoalan teman-temanmu, tapi kamu bisa memberi dorongan semangat sehingga hari mereka lebih cerah dan mereka tidak bersusah hati lagi.” Adi mengangguk.

Kerygmers, ketahuilah bumi makan lama makin rusak. Makin banyak orang memilih menyakiti daripada menyembuhkan, memilih cuek ketimbang memberi perhatian. Mari tampil beda. Berilah senyum kita kepada teman yang sedang sedih. Hibur mereka dengan perkataan kita. Mau?

Orang dikatakan egois bukan karena ia hanya mau memerhatikan dirinya sendiri, tetapi karena ia tak mau memerhatikan sesamanya. ~ Richard Whately.
Doaku:
“Bapa, aku mau menjadi anak-Mu yang selalu peduli dengan teman-temanku. Amin.”

Photo Credit: http://www.shannonpeck.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *