renungan-24-desember-2014-imanuel

IMANUEL

Ayat Emas
….Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan ia akan menamakan Dia Imanuel.
(Yes. 7:14b)

Tugas nabi Yesaya bisa dibilang tidak mudah saat harus menjadi nabi di tengah-tengah bangsa Israel, yang senantiasa tegar tengkuk, egois, kurang taat pada Tuhan. Meski demikian, ia harus menjalankan tugasnya sebagai seorang nabi, yang membawa bangsa Israel untuk kembali taat dan mau mendengarkan suara Tuhan. Nubuat-nubuat nabi Yesaya dari Tuhan, yang disampaikannya pada bangsa Israel, senantiasa menghibur hati mereka.

Setelah berselang ratusan tahun kemudian, nubuat nabi Yesaya itu digenapi dengan peristiwa kelahiran Tuhan Yesus, sebagai Juru Selamat dunia, yang akan membawa kedamaian dan keselamatan bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

Kerygmers, seringkali mungkin kamu bertindak gegabah dan terburu-buru. Kamu tidak mau mendengarkan suara Tuhan yang memintamu untuk menunggu sebentar. Kamu memilih dengan tergesa-gesa, supaya segala persoalan bisa segera diselesaikan dengan caramu sendiri, dan akibatnya malah kian hancur.

Tahukah kamu, mengapa kamu harus menunggu seperti yang diminta-Nya? Agar kamu bisa berintrospeksi diri, apakah selama ini kamu telah bersungguh-sunguh mempercayai kedaulatan-Nya dalam hidupmu. Agar kamu lebih bersabar, percaya dan mengandalkan kekuatan-Nya.

Tunggulah sesaat, biarkanlah Allah menggenapi janji-janji-Nya, yaitu janji pemeliharaan-Nya bagi hidupmu. Imanuel, Tuhan beserta kita.

Sesaat dan belajarlah bersabar. Janji-Nya dalam Yesus Kristus pasti tergenapi.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni aku yang sering memilih jalanku sendiri untuk menyelesaikan persoalanku. Aku mau mengandalkan janji pemeliharaan-Mu ya, Bapa dalam hidupku. Amin.”

Photo Credit: http://jadour.files.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *