renungan-23-desember-2014-pembela-agung

PEMBELA AGUNG

Ayat Emas
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya…
(Yes. 9:5)
Bacaan: Yesaya 9:3-6

Presiden Soekarno, mendapat sebutan sebagai Bapak Pendiri Bangsa. Dia juga dikenal sebagai Macan Asia, karena keberaniannya berpendapat membela bangsanya.

Selain Presiden Soekarno, ada juga gelar yang diberikan kepada pahlawan-pahlawan bangsa lainnya seperti Pahlawan Reformasi, Pahlawan pendidikan, bahkan pahlawan pembangunan. Gelar-gelar ini diberikan oleh karena karya-karya mereka yang luar biasa bagi negara.

Pada saat Israel terpecah menjadi dua, keadaan di negeri itu benar-benar kacau. Rakyat berada dalam ketakutan dan selalu merasa terancam. Menghadapi keadaan yang demikian, diam-diam Raja Ahas malah meminta bantuan kepada Mesir. Tindakannya ini tentu saja dikecam oleh Nabi Yesaya, karena berarti kurang percaya terhadap Tuhan Allah. Yesaya menubuatkan tentang kelahiran seorang bayi yang kelak akan lebih unggul dari pada raja manapun.

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” (ay. 5)

Berita itu benar-benar melegakan hati bangsa Isreal saat itu. Ternyata pula, janji itupun kekal, abadi. Berlaku bagi Bangsa Israel pada zaman itu, juga berlaku bagi kita pada zaman sekarang ini.
Luar biasa bukan Allah kita? Jika pembela kita memiliki gelar yang luar biasa dahsyatnya seperti itu, maka apa lagi yang perlu kita takutkan? Jangan khawatir, Tuhan beserta kita!

Pembela kita memiliki gelar yang luar biasa dahsyatnya. Tak perlu takut dan gentar lagi.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, karena Engkau memberiku pembela yang luar biasa dan tak tertandingi. Halleluya. Amin.”

Photo Credit: http://beithaderekh.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *