renungan-18-desember-2014-mintalah

MINTALAH

Ayat Emas
Ketika aku berpikir: “Kakiku goyang,” maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.
(Mzm. 94:18)

Saat Yefta, adikku, berumur dua bulan, kami memulai hidup baru di luar kota. Situasinya sungguh memprihatinkan, ibu keluar dari pekerjaannya, padahal jabatan terakhirnya adalah manager.

Kini kami bertiga hanya menggantungkan diri pada usaha les ibu yang baru dijalaninya. Puji Tuhan, sudah ada tiga anak yang ikut les bersama ibu, dengan bayaran seadanya.

Suatu hari, uang di kantong ibu hanya tinggal Rp 1.000,- “Ini buat uang saku kakak besok pagi,” pikir ibu. Padahal malam itu, di dapur rumah kontrakan kami tinggal ada nasi dan kecap sedikit. “Mama, malam ini kita makan dengan kecap?” tanyaku. “Ya. Itulah berkat yang Tuhan Yesus sediakan buat kita malam ini,” jawab Ibu, meski dalam hati aku tahu ibu menangis. Sebelum makanan kami santap, kami berdoa mengucap syukur. “Terima kasih Tuhan Yesus, malam ini Tuhan masih terus memelihara kami,” doaku. Saat selesai berdoa, tiba-tiba pintu rumah diketuk. Ternyata ibu pemilik rumah datang, membawa sebuah dos nasi besar, “Kakak, Yefta, ini syukuran ulang tahun Kak Dina untuk kalian…”

Sungguh luar biasa pemeliharaan Tuhan Yesus, bagi setiap orang yang mengandalkan-Nya. Hanya ada satu syarat untuk menemukan kasih-Nya yang luar biasa itu, yakni tutup mata, berdoa dan percaya saja pada-Nya. Maka semua kekuatan, penghiburan, pemulihan dan kesembuhan pasti didatangkan-Nya bagi kita.

Mintalah dan maka kamu akan mendapatkannya. Pemeliharaan-Nya selalu sempurna!
Doaku:
“Terima kasih, ya, Tuhan Yesus, karena tak pernah Engkau biarkan aku sendirian mengarungi hidup ini. Amin.”

Photo Credit: http://wallpaper4god.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *