renungan-13-desember-2014-iman-yang-besar

IMAN YANG BESAR

Ayat Emas
Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.
(Tit. 2:11)
Bacaan: Titus 2:9-14

Beno baru belajar berdoa, umurnya baru 4 tahun. Suatu kali, ketika ia sedang tidur di lantai atas, Mak Inah, pembantunya, berteriak panik melihat kepulan asap yang bersumber dari garasi samping. Asap itu semakin tebal dan jilatan api berkobar semakin besar.

Mak Inah berlari ke luar rumah dan berteriak minta tolong pada warga sekitar. Lebih panik lagi ketika ia baru teringat jika Beno masih tidur di lantai atas. Api membumbung makin tinggi saat kedua orang-tua Beno tiba di rumah, berbarengan dengan petugas pemadam kebakaran. Mereka berjuang menyelamatkan Beno, yang masih tertinggal di dalam rumah.

Petugas pemadam kebakaran bertindak cepat. Melalui tangga mobil pemadam, mereka berhasil mendekati kamar beno di lantai atas. Sungguh terkejut petugas pemadam kebakaran itu saat melihat Beno sedang duduk bersimpuh, berdoa di atas tempat tidurnya. ”Tuhan Yesus,…Beno mau makan, kiranya Tuhan memberkati makanan ini, amin,” doa Beno.

Setelah Beno selesai berdoa, petugas pemadam kebakaran tersebut langsung menggendong dia dan membawanya ke luar dari kamarnya. Warga sekitar juga kedua orang-tua Beno sangat bersyukur melihat keberhasilan petugas pemadam kebakaran, yang menyelamatkan Beno.

“Tadi Beno berdoa, minta tolong supaya Tuhan Yesus datang menyelamatkan Beno. Ternyata benar kan, Ma?” kata Beno polos. Meskipun menurut kita doa Beno salah, tapi tidak menurut Beno. Ia sangat yakin dengan doa yang diucapkannya, dan yakin bahwa Tuhan Yesus akan menyelamatkannya.

Dia mengerti apa yang kita perlu, bahkan sebelum terucap dari bibir kita.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku percaya Engkau mengerti bahasa hatiku. Terima kasih, untuk kehangatan kasih sayang-Mu. Amin.”

Photo Credit: http://robliano.files.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *