renungan-06-desember-2014-selamat-tinggal-khawatir

SELAMAT TINGGAL KHAWATIR!

Ayat Emas
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
(Flp. 4:6)

Alfina tak bisa tidur. Tadi pagi saat ulangan matematika ia ketahuan mencontek pekerjaan Susi. Akibatnya, kertas ulangannya diambil Bu Nuning dan dia terancam dapat nilai nol.

Alfina benar-benar galau. “Ah, coba tadi aku gak nyontek Susi, pasti gak begini jadinya,” ucap Alfina dalam hati. Tak terasa jam dinding di kamarnya menunjukkan pukul 02.00 pagi. Karena tak bisa tidur juga, ia membuka laptopnya dan membuka Facebooknya.

“Galau karena dosa… cape deh!” tulis Alfina di update statusnya. Tiba-tiba, sebuah komentar muncul. “Ups…” dari bapak gembalanya. ”Setelah kamu selesai mengerjakan pekerjaan-pekerjaanmu, berbaringlah dan katakan kepada dirimu sendiri: Selamat tinggal khawatir! Tuhan menjagaku dan Ia akan memperbarui segalanya esok pagi dalam kasih-Nya yang penuh pengampunan,” tulis bapak gembalanya lagi, mengomentari statusnya.

Dosa yang kamu lakukan membuat hatimu menjadi resah, merasa lemah, menjadi tidak percaya diri, galau dan putus asa. Jika kamu ingin menjadi tenang kembali, segera mohon pengampunan dosa pada Tuhan Yesus. Ceritakan masalahmu kepada Tuhan Yesus dalam doa-doamu.

Tuhan Yesus yang penuh kasih itu tidak akan membiarkan kamu berada dalam ketakutan dan kekelaman seorang diri. Hanya saja Dia menunggu kamu mengatakannya secara jujur jika kamu membutuhkan uluran tangan-Nya. Biarkanlah Dia menyentuh dan mengubah hidupmu.

Kegelisahan, ketakutan, kekhawatiran adalah penyakit yang sedang melanda. Tetapi iman kepada Tuhan Yesus dapat menyembuhkannya.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni aku jika selama ini risau dengan permasalahanku sendiri. Aku mau ya, Bapa diubahkan dalam kasih-Mu. Amin.”

Photo Credit: http://www.goodnet.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *