renungan-04-desember-2014-berdamai-dengan-Allah

BERDAMAI DENGAN ALLAH

Ayat Emas
Lalu berbicaralah raja dan berkata kepada abdi Allah itu: “Mohonkanlah belas kasihan TUHAN, Allahmu, dan berdoalah untukku,
(1 Raj.13:6a)

Memasuki pergantian tahun 1999 menuju tahun 2000 lalu, orang dihebohkan dengan berita bahwa dunia akan kiamat, akibat hancurnya seluruh sistem komputer. Tanggal pada komputer di seluruh dunia di set hanya dua digit, sehingga begitu tahun 2000 maka sistem komputer akan menjadi kacau. Hal itu berarti akan terjadi hujan rudal, kekacauan sistem penerbangan, sistem pengairan, juga sistem komunikasi di seluruh dunia. Semua orang dilanda kecemasan karena berita tersebut.

Lalu para peramal pun sibuk dan mendadak menjadi selebriti yang terus diwawancarai dan menjadi tranding topics, topik yang selalu dibicarakan silih berganti. Tetapi, ternyata ramalan itu tidak terbukti.

Pada Zaman Yerobeam, keadaan bangsa Israel juga mengalami kekacauan. Kejahatan melanda, Allah ditinggalkan dan kekerasan hati melanda bangsa itu. Lalu Allah mengutus seorang abdinya yang berasal dari Yehuda, untuk memperingatkan bangsa itu akan datangnya kecaman dan kehancuran. Jika ingin selamat, maka bangsa itu harus segera berbalik kepada Allah. Sinyal dari Allah selalu datang menghampiri kita, melalui segala peristiwa di sekitar kita. Ada yang datang dengan cara yang rumit, peristiwa kesedihan, ditinggalkan sahabat, dsb. Tapi kadang juga dengan cara yang sangat sederhana, melalui teguran ibu guru, nasihat ortu, dsb.

Allah kita adalah Allah yang sangat responsif. Ia bertindak cepat dan tepat atas segala doa yang kita naikkan, tanggap atas segala pergumulan yang sedang kita hadapi. Jadi, jika saat ini kamu belum bisa berdamai dengan Allah, segera mohon pengampunan kepada-Nya. Agar hidupmu berhasil dan terus mendapat pertolongan-Nya.

Berdamai dengan Allah adalah kunci keberhasilan langkah hidupmu
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau selalu ada di dekat-Mu dan menaati segala firman-Mu. Tolong selalu melembutkan hatiku dengan kasih-Mu. Amin.”

Photo Credit: http://www.crosscards.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *