renungan-03-desember-2014-aku-istimewa

AKU ISTIMEWA

Ayat Emas
Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud.
(1 Sam. 16:13b)

Siapa sangka, Daud yang diremehkan saudara-saudaranya, bahkan oleh ayahnya sendiri, ternyata saat dewasa menjadi orang nomor satu di Israel. Bahkan melalui keturunan Daud pula, Juru Selamat yang dijanjikan Tuhan untuk menebus dunia ini dinyatakan.

Kerygmers, lihat tubuhmu, teliti dengan cermat. Mungkin ada di antara kalian yang merasa kurang percaya diri dengan keadaan tubuhmu saat ini. Mungkin kamu kecil, pendek, kulit hitam dan tidak terlalu tampan atau cantik. Mungkin saat ini kamu tidak dianggap oleh lingkungan sekitarmu, jangan menjadi kecewa dan marah. Daud terus melatih dirinya, saat ia harus menggembalakan domba-dombanya. Mungkin dalam hatinya juga merasa kecewa, “Mengapa aku tidak diizinkan menjadi tentara seperti saudara-saudaraku yang lain?” Meski merasa diasingkan oleh saudara-saudaranya, Daud tetap patuh untuk menjadi seorang gembala.

Ketaatan Daud dibuktikan saat ia menjadi seorang gembala yang handal. Ia tak hanya mampu menyediakan makanan dan minuman bagi hewan ternaknya, tapi ia juga mampu menjaga mereka dari binatang buas. Tentu ini memerlukan latihan yang kuat dan giat.

Kerygmers, seperti saat Allah memilih Daud, Allah juga memilih kita untuk menjadi umat pilihan-Nya. Alasan utama memilih kita adalah agar kita menjadi berarti bagi dunia di sekitar kita. Ia juga memperlengkapi kita dengan berbagai-bagai hal, yang menjadi kebutuhan kita kelak, agar kita dapat melaksanakan tugas dengan sempurna. Allah mau kita menjadi umat pilihan yang mumpuni, cakap dan sempurna. Maka Ia meletakkan talenta-talenta menurut ukuran kita masing-masing, yang berbeda satu sama lain, tetapi istimewa untuk setiap orang. Jadi jangan lagi minder, karena kamu sesungguhnya ISTIMEWA bagi Tuhan.

Kamu istimewa dengan segala apa yang ada dalam dirimu, bukan apa yang di luar kamu.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, karena Engkau membuatku menjadi istimewa. Aku mau melayani-Mu. Amin.”

Photo Credit: http://becomingbeautiful.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *