renungan-29-november-2014-biarlah-kusetia

BIARLAH KUSETIA

Ayat Emas
Pada sangkanya saudara-saudaranya akan mengerti, bahwa Allah memakai dia untuk menyelamatkan mereka, tetapi mereka tidak mengerti.
(Kis. 7:25)


Kuhidup karena anugerah-Mu,
Semuanya karena kasih-Mu
Kau karuniakan agar kujadikan
Kemuliaan bagi nama-Mu

Biarlah kusetia, kiranya kusetia
Hidup dan melayani Tuhan seumur hidupku
Biarlah kusetia kiranya kusetia
Hingga kutrima mahkotaku Kehidupan kekal….

Ishak tahu betul bahwa hidup ini hanyalah anugerah dari Tuhan, makanya saat kelaparan besar melanda negerinya, seharusnya dia pergi merantau ke negeri Mesir untuk mencari kehidupan bagi keluarganya. Namun Tuhan melarangnya pergi, Tuhan menyuruhnya tinggal di negeri Gerar dan berjanji akan menyertai dan memberkati Ishak dan keluarganya.

Ishak tahu bahwa Tuhan yang berjanji adalah Tuhan yang setia, oleh sebab itu dia setia pada janji Tuhan. Dia menaati perintah Tuhan karena dia tahu bahwa Tuhan akan memelihara dia dan keluarganya.

Kerygmers, seperti syair lagu di atas, hidup ini hanyalah anugerah dari Tuhan. Kalau kita boleh hidup sampai saat ini, itu karena kasih-Nya, dan bukan karena kemampuan kita untuk bertahan hidup. Kalau ada orang yang sukses luar biasa, itu juga karena kasih dan anugerah Tuhan.

Tetaplah setia berada dalam jalan-jalan-Nya, tetaplah setia menanti janji-janji-Nya digenapi dan terlebih lagi tetaplah setia melayani Tuhan. Biarlah hidupmu memuliakan nama Tuhan seumur hidupmu.

Setialah kepada Tuhan Karena Ia setia kepadamu
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampunilah aku bila aku mudah putus asa. Ajari aku untuk terus mencari kehendak-Mu dalam hidupku. Aku mau belajar untuk terus mencari sampai aku menemukanMu. Amin.”

Photo Credit: http://honk4prayer.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *