renungan-22-november-2014-seperti-hati-yesus

SEPERTI HATI YESUS

Ayat Emas
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib
(Flp. 2:8)

Berbicara tentang sahabat, lirik lagu zaman dulu berkata,”I’ll be on Your side forever more, That’s what friends are for….”

Sahabat tentu bukan sekadar seseorang yang kita kenal, bukan sekadar orang yang setiap hari bareng dengan kita di sekolah atau gereja. Sahabat lebih dari pada itu. Sahabat seharusnya menjadi orang yang sejalan dan sepikiran dengan kita. Amos 3:3 berkata, “Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?”

Tentang sahabat yang baik, Yesus Kristus sudah memberikan contoh yang baik bagi kita. Dia adalah sahabat yang rendah hati, tidak mencari kepentingan diri sendiri. Dia adalah sahabat yang selalu mengutamakan kepentingan sahabat-sahabat-Nya. Rela berkorban bahkan rela memberikan nyawa-Nya buat sahabat-sahabat-Nya.

Kerygmers, kita butuh sahabat dan teman dalam kehidupan kita. Saat kita dalam kondisi down, kita butuh teman yang bisa mendukung dan menolong kita. Saat kita happy, kita juga butuh sahabat untuk berbagi kebahagiaan itu. Bila kita ingin bertumbuh menjadi lebih baik, kita juga butuh teman yang bisa membantu kita makin mengasihi Tuhan Yesus dan berani mewujudkan mimpi-mimpi kita.

Sudah siapkah kita menjadi sahabat yang baik? Apakah kita bisa menjadi jawaban bagi kebutuhan orang lain untuk menjadi sahabat terbaik mereka? Yuk, terus andalkan Tuhan Yesus sebagai teladan terbaikmu.

Setiap kita membutuhkan teman dan sahabat untuk berbagi suka dan duka, jadilah sahabat yang baik bagi orang lain
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena telah menjadi sahabat terbaik dalam hidupku. Aku mau meneladani Engkau dalam hidupku. Amin.”

Photo Credit: http://2.bp.blogspot.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *