renungan-18-november-2014-the-power-of-love

THE POWER OF LOVE

Ayat Emas
Apabila engkau melihat rebah keledai musuhmu karena berat bebannya, maka janganlah engkau enggan menolongnya
(Kel. 23:5)

Ratih adalah cinta pertama Agus, saat mereka duduk di bangku SMP. Apapun dilakukan Agus agar ia mendapatkan perhatian dari Ratih. Tapi Ratih hanya menganggap Agus sebagai seorang teman dan sahabatnya. Ia sama sekai tidak berniat berpacaran dengan Agus, karena ia berfokus pada sekolahnya.

Sementara itu, Ratih juga akrab dengan beberapa teman yang lain, Romy dan Bagas. Merasa diabaikan, Agus menjadi marah dan cemburu pada Romy dan Bagas. Suatu kali Romy terjatuh dari sepedanya, tepat di depan rumah Agus. Jangankan untuk menolong, keluar dari rumahpun, Agus tidak mau.

Kerygmers, kekuatan cinta terkadang mampu mengubah watak dan karakter seseorang dari yang baik menjadi buruk. Namun seharusnya itu hanya berlaku bagi orang-orang yang tidak mengenal dan mengasihi Tuhan Yesus. Sebaliknya, kekuatan Cinta Tuhan Yesus mampu mengubah hidup kita dari yang buruk menjadi baik. Kekuatan cinta mana yang harusnya kamu pelihara?

Seperti kata firman Tuhan hari ini, “Apabila engkau melihat rebah keledai musuhmu karena berat bebannya, maka janganlah engkau enggan menolongnya .” Ini hanya bisa terjadi jika kita memiliki kekuatan cinta yang mampu menghapus dendam dan sakit hati, seperti cinta yang dimiliki Tuhan Yesus.

Kekuatan cinta mampu menghapus dendam
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajari aku memiliki dan memelihara cinta kasih-Mu pada sesamaku. Ajar aku terus mengasihi Engkau dalam hidupku sepanjang waktu. Amin.”

Photo Credit: http://www.beyoncehairstyles.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *