renungan-08-november-2014-sim-surat-ijin-memberkati

SIM (SURAT IZIN MEMBERKATI)

Ayat Emas
Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.
(Rm. 15:1)
Bacaan: Roma 15:1-6

Banyak hal dalam hidup ini diizinkan Tuhan terjadi, agar kita dapat bersaksi, berbagi pengalaman, dan memberkati orang lain dengan memberi kekuatan-kekuatan baru.

Banyak orang yang takut, bahkan sampai panik bila sampai batas usia tertentu mereka masih belum dapat pacara alias jomblo. Banyak orang bingung, jika belum juga mendapatkan pekerjaan, dsb.

Kerygmers, sebagai anak-anak Tuhan, kamu gak perlu kuatir bila sampai saat ini masih jomblo. Kalau pun Tuhan izinkan kamu menjomblo sampai batas usia tertentu, tidak usah khawatir. Nikmatilah masa-masa itu dengan melakukan hal-hal yang baik dan berguna. Tuhan izinkan itu terjadi supaya kamu bisa menjadi berkat bagi orang lain. Ibarat pengemudi kendaraan, kamu mempunyai SIM, Surat Izin Memberkati orang lain lewat hidupmu.

Firman Tuhan hari ini berkata, “Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.”

Tuhan Yesus mau kamu menghibur orang-orang yang pusing dengan statusnya, maka beri mereka kekuatan. Tuhan mau kamu menjadi berkat, menghibur orang lain. Biarlah hubungan pertemanan kamu menjadi berkat bagi orang lain, dan nama Tuhan akan dipermuliakan lewat hal tersebut. Semangat melayani dan jadilah berkat!

Jangan biarkan kesedihan merenggut sukacitamu untuk berbagi dan memberkati sesamamu.
Doaku:
“Tuhan Yesus, bantulah aku untuk belajar menjadi berkat bagi orang lain. Amin.”

Photo Credit: http://images.sodahead.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *