renungan-01-november-2014-menanti-jawaban

Menanti Jawaban

Ayat Emas
Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan, bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara.
(Mzm. 9:19)

Ini adalah kisah nyata seorang pemuda dari negeri kincir angin. Bertahun-tahun yang lalu, ia berdoa kepada Tuhan untuk memberikannya seorang pasangan. “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya,” jawab Tuhan.

“Aku menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian, elok parasnya,” ucap pemuda itu dalam doanya.

Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hatinya, “HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan. Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini, daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu.”

Kerygmers, terkadang Tuhan Yesus memberikan sesuatu yang diluar pemikiran kita. Saat kita meminta “A”, Dia memberikan “B.” Mengapa? Agar kamu dapat senantiasa bertumbuh, mengandalkan Dia dalam hidupmu dan belajar menjadi sempurna seperti yang Dia minta.

Jika kamu merasa memiliki pergumulan yang berat dan kecewa, saat itu sebenarnya kamu selalu diingatkan, untuk semakin dekat dengan Dia. Yuk, perbaiki sikapmu saat berhubungan dengan Dia dan engkau akan menjadi lebih bertumbuh bersama-Nya.

Karena kita adalah ciptaan-Nya, maka Dia yang tahu apa yang terbaik buat kita
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampunilah aku bila selama ini sering mendikte. Engkau tahu yang terbaik bagiku, jadilah menurut kehendak-Mu. Amin.”

Photo Credit: bitzcelt via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *