renungan-30-oktober-2014-baju-berlubang

Baju Berlubang

Ayat Emas
Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum!
(Rm.12: 20a)

Bu Jamie mempunyai tiga orang anak. Sophia, salah satu anaknya yang berumur 7 tahun, suatu hari pulang dengan baju seragamnya yang telah berlubang. Teman sekelasnya melubangi bajunya dengan pensil, karena iri melihat seragam barunya.

Peristiwa itu mengingatkan Bu Jamie tentang masa kanak-kanaknya dulu. Di suatu musim dingin, saat ia berumur 6 tahun, ia melihat kotoran anjing yang beku di tanah. Kemudian ia mengambil dan melemparkannya ke arah teman-temannya. Menurutnya itu adalah hal yang sangat lucu.

Di kelas ia membujuk teman-temannya untuk menulisi sebuah buku dengan kata-kata kotor. Saat guru membaca buku itu, yang kena marah adalah teman-temannya. Sementara ia menertawakan mereka dari belakang. Hal ini berlanjut hingga SMA; ia terus memanipulasi dan mem-bully teman-temannya, untuk membuat dirinya tetap merasa aman dalam lingkungan pertemanannya.
Tapi sekarang Bu Jamie sangat menyesali tindakannya itu. Ia juga sedih melihat Sophia menangis saat menjadi korban kekerasan teman-temannya.

Ada banyak alasan mengapa seseorang melakukan bully pada temannya yang lain. Mungkin bisa karena kurang perhatian ortu mereka, ada contoh di lingkungan sekitar mereka sehingga mereka berbuat hal yang sama. Atau juga yang parang, dia balas dendam karena telah menerima bully dari teman-temannya yang lain.

Yuk, mulai patahkan kejahatan di sekitar kita. Tetaplah berbuat kebaikan meski mereka menyakiti hati kita. Bersandarlah hanya pada pertolongan Tuhan Yesus, yang memberikan kekuatan kepadamu untuk melakukan hal-hal yang baik dan benar.

Rasa tidak aman dan kelaparan akan cinta hanya bisa diobati dengan perhatian dan kasih sayang.
Doaku:
“Tuhan Yesus, kuatkanlah diriku di tengah-tengah lingkungan yang mungkin buruk bagiku. Aku mau terus memancarkan kasih-MU. Amin.”

Photo Credit: http://pixabay.com/get/cddec0f65f69132441f8/1410855906/soap-bubbles-322212_1280.jpg?direct

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *