renungan-23-oktober-2014-stop-jangan-ganggu-aku

STOP, Jangan Ganggu Aku….!

Ayat Emas
Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.
(Luk. 6: 31)

Bagi teman-teman sekelas Gilang, jam pelajaran kosong adalah sesuatu yang menyenangkan. Tapi bagi Gilang adalah sebuah mimpi buruk. Saat jam pelajaran kosong, mereka nikmati dengan menggoda dan mengerjai Gilang. Mereka kadang memukulnya dengan penggaris, menyembunyikan topinya, melemparinya dengan pensil, atau menggosok-gosokkan sapu ke muka Gilang.

Anak-anak bandel itu senang melakukannya, karena mereka sangat menikmati respon marah dari Gilang. Kalau sudah marah, Gilang akan mengeluarkan suara yang cepat dan mereka menganggapnya aneh, dan kemudian menertawakannya.

Kamu pernah mengalami seperti Gilang? Pasti sedih sekali. Hampir seluruh kelas memperlakukannya dengan semena-mena dan menertawakannya. Hari-harinya pasti sangat berat di sekolah. Bisa-bisa ia merasa tidak kuat lagi untuk tetap tinggal dengan suasana kelas seperti itu. Padahal dia juga ingin menikmati belajar dan persahabatan dengan teman-temannya. Tapi yang ia dapatkan hanya perlakuan kasar dan menyakitkan hati.

Jika kamu tidak ingin mengalami perlakuan yang sama dengan Gilang, stop kejahilanmu! Jangan berbuat kejahilan, jika kamu tidak ingin menerima perlakuan yang sama. Berbuatlah baik kepada teman-temanmu, maka kamu juga akan menerima kasih sayang mereka.

Di manakah cinta, saat satu sama lain saling menyakiti?
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolong aku untuk bisa mengasihi teman-temanku dengan segala kekurangan dan kelebihan mereka. Jangan biarkan hatiku dipenuhi kejahilan, tapi tolong aku untuk selalu berbuat baik. Amin.”

Photo Credit: [img]http://quotego.biz

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *