renungan-02-oktober-2014-lensa-baru

LENSA BARU

Ayat Emas
Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
(Gal. 6: 2)

Bu Maria, guru wali kelas 6, mengetahui jika Boby mengenakan kacamata yang salah satu lubangnya tidak berlensa, karena pecah. Ia tahu, muridnya ini dari keluarga kurang mampu.

Tergerak karena belas kasihan, Bu Maria menggugah simpati murid-muridnya yang lain, untuk peduli pada kawan sekelasnya. Kemudian atas usul dari murid-murid sekelas, mereka kemudian mengumpulkan uang sukarela untuk membantu Boby.

Coba perhatikan sekitarmu, di mana kamu berada, baik di sekolah, di rumah, di gereja atau di manapun berada. Amati teman-temanmu yang tampaknya biasa-biasa saja, tapi bisa saja mereka sedang membutuhkan sesuatu. Mungkin mereka sedang membutuhkan pertolonganmu. Membutuhkan tissu untuk mengusap ingus, saat mereka terkena flu. Bisa juga membutuhkan ditraktir di kantin, karena tak sengaja uang jajan mereka tertinggal di rumah, dll. Banyak sekali teman-teman kamu yang membutuhkan pertolongan, jika kamu mau peka. Bukalah matamu lebar-lebar untuk mengamati, kemudian bukalah hatimu untuk bersimpati dan peduli pada mereka.

Lebih baik lagi, jika sikap kepedulianmu tersebut juga bisa ditularkan pada teman-teman yang lain. Sehingga kalian bisa bersama-sama saling membantu teman yang sedang membutuhkan pertolongan. Sesuatu yang ditanggung bersama-sama itu akan terasa lebih ringan. Alangkah indahnya dunia ini kalau semuanya mau saling tolong menolong.

Rasa belas kasih tidak hanya menitikkan air mata, tapi tangan yang bergerak untuk menolong
Doaku:
“Tuhan Yesus, mampukanlah hatiku untuk selalu berbelas kasihan pada sesamaku. Jadikanlah aku saluran berkat-Mu, bagi mereka yang membutuhkannya. Amin.”

Photo Credit: Graham Blackall via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *