renungan-01-oktober-2014-penyesalan

Penyesalan

Ayat Emas
…Kasihilah Musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
(Mat. 5: 44)

Pernah menonton film Spiderman? Peter Parker, tokoh utama dalam film itu, menjadi sangat marah pada promotor pertandingan gulat, karena hadiah yang diberikan tidak sesuai dengan yang diiklankannya. Meski menang melawan pegulat tangguh, Peter mendapat bayaran yang tidak sesuai seperti yang diharapkannya.

Saat Peter sedang kesal, ternyata promotor pertandingan tadi tengah didatangi perampok, yang membawa lari kantung uangnya. Meski Peter mempunyai kekuatan super untuk merobohkan perampok itu, tapi ia enggan membantu korban perampokan yang adalah promotor gulat tadi. Peter telah terlampau kesal dan ingin membalas perlakuan promotor tadi, dengan berlagak cuek. Sayangnya, sikap cueknya tadi mendatangkan musibah yang lainnya, pamannya terbunuh perampok tadi yang merampas mobil pamannya, yang saat itu berada di depan gedung pertandingan gulat tadi.

Apa jadinya semisal Peter mau mencegah perampokan tersebut? Tentu ia tidak akan kehilangan paman kesayangannya. Tapi ia telah bertindak atas dasar kemarahan dengan membalas perlakuan orang yang merugikannya. Akibatnya, penyesalan yang lebih besar yang kemudian dirasakannya.

Tuhan Yesus menghendaki agar kita senantiasa mau mengampuni, berdoa dan mengasihi musuh-musuh kita. Memang semua itu adalah hal yang tak mudah, tapi dengan bimbingan dan penyertaan Tuhan Yesus kita pasti dimampukan untuk melakukannya.

Dendam ibarat bom waktu yang akan menghancurkan diri kita sendiri.
Doaku:
“Tuhan Yesus, mampukanlah aku untuk mengampuni orang yang telah menyakiti hatiku. Berikanlah aku hati yang penuh belas kasih pada mereka. Amin.”

Photo Credit: Kalexanderson via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *