renungan-27-september-2014-komunikasi

KOMUNIKASI

Ayat Emas
Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku!
(Mzm. 39:13a)

“Ardi, tolong belikan adikmu buku tulis di toko seberang,” ucap mama.
“Sebentar, Ma,…” balas Ardi yang masih asyik nge-games di ruang tengah.
Tak berselang lama….
“Ini, Ma, buku buat adik,” ucap Ardi, sambil memberikan uang kembalian kepada Mama.
“Lho,…kok, buku gambar?” tanya mama heran.
“Lho, memang bukan buku gambar ya?”
“Ardi,…Ardi,…khan tadi Mama bilang, belikan buku tulis, kok kamu beli buku gambar ?” ujar mama lagi.
“Ma..af, Ma. Habis Ardi gak dengar.”
“Makanya, kalau disuruh mama itu dengarkan baik-baik. Jadi keliru nih…”

Kerygmers, mungkin terkadang kita sering mengalami salah komunikasi dengan seseorang dan tentu saja hasilnya terjadi kesalahan persepsi, salah sambung dan sebagainya.

Apakah selama ini kamu juga merasa doa-doamu pada Tuhan tidak pernah terjawab? Jangan lekas menjadi marah, putus asa dan kemudian tidak mau berdoa lagi. Tapi yang harus kamu lakukan adalah introspeksi diri, mengingat-ingat kembali, apakah cara berdoamu selama ini sudah benar? Apakah kamu sudah berkata-kata dengan benar? Apakah dalam doamu ada ucapan syukur?

Jika komunikasi doa kita dengan Tuhan Yesus lancar dan baik, percayalah, Dia juga akan menjawab doa-doamu. Jawaban doa memang tidak serta merta mendapat jawaban, tapi lewat hal itu kamu belajar bersikap dalam menantikan jawaban doamu.

Manusia harus berlatih memahami banyak bahasa untuk mengerti orang lain, Tuhan memiliki satu bahasa untuk mengenal kita.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih setia-Mu dalam hidupku. Ajar aku untuk senantiasa bisa berdoa dan berbicara dengan-Mu secara lebih dekat. Amin.”

Photo Credit: social.englishme via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *