renungan-11-september-2014-no-frustasi

NO, FRUSTASI!

Ayat Emas
Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.
(Ams. 17:22)

Banyak hal yang mungkin membuatmu merasa frustasi. Nilai ujian jelek, mendadak dijauhi teman, kegiatan sehari-hari yang monoton, sakit tidak sembuh-sembuh, dan sebagainya.

Ester sangat sedih ketika teman-teman dekatnya mendadak menjauhinya. Padahal ia merasa tidak pernah berbuat jahat atau kesalahan pada mereka.

Lain lagi dengan si Egi. Egi telah lama menderita sakit, hampir sebulan sekali dia masuk rumah sakit karena mendadak drop. Dokter belum mengetahui apa penyakitnya. Karena merasa sedih dan kecewa, Egi menjadi frustasi dengan hidupnya.

Bangsa Israel, bangsa pilihan Allah, juga seringkali merasakan stres, frustasi, karena perjalanan menuju tanah perjanjian sungguh sangat lama dan jauh. Ada banyak pemberontakan yang mereka lakukan terhadap Allah saat mereka mulai frustasi dan kurang percaya pada Tuhan.

Ketidakpercayaan pada Tuhan menyebabkan bangsa Israel semakin lama di dalam perjalanan. Saat akhirnya mereka sampai di tanah Kanaan pun, mereka masih ragu-ragu untuk memasukinya, sehingga sekali lagi Allah harus menghajar mereka.

Jika kamu percaya pada Tuhan Yesus, peliharalah hatimu dengan ucapan syukur, agar rasa frustasi, galau, ketidakpercayaan itu enyah dari pikiranmu. Peliharalah hati yang gembira, agar kehidupanmu berfokus pada penyertaan-Nya, dan kamu dapat menemukan hal-hal baru yang dapat mewarnai hidupmu. Selalu ada kekuatan baru, bagi setiap anak-anak Tuhan yang mau percaya pada tuntunan-Nya.

Hati yang bersukacita membangkitkan semangat yang baru.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberikanku hati yang selalu bersukacita, agar aku terhindar dari rasa frustasiku. Amin.”

Photo Credit: Sybren A. Stüvel via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *