renungan-07-september-2014-belajar-berbagi

Belajar Berbagi

Ayat Emas
Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”
(Luk.10:37b)

“Mengapa kamu tidak menolong orang itu Rud?” tanya Pak Guru pada Rudi, usai kegiatan bakti sosial di sekolahnya.

“Habisnya dia kotor banget, Pak. Lagian baunya juga gak enak…saya jadi gak betah dekat-dekat dia,” ucap Rudi dengan keras.

“Wah, sayang sekali…” ucap Pak Guru lagi, “Padahal bapak tua yang kelihatannya kotor dan menjijikkan itu, sebenarnya adalah Bapak Kepala Sekolah kita yang sedang menyamar.”

“Hahhh..?” Rudi kaget bukan kepalang. Dia sangat menyesali perbuatannya yang pilih kasih itu.

Mungkin kamu pernah mengalami seperti yang dialami Rudi, memilih-milih orang, saat hendak menolong seseorang. Melihat rupa, fisik atau keadaan seseorang dulu sebelum mau menolong mereka.

Ingatlah, Tuhan Yesus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan semua orang berdosa, yakni kita umat manusia. Bukan hanya untuk orang kaya, orang yang tampan dan gagah, tapi untuk semua orang yang mau datang kepada-Nya.

Kisah orang Samaria yang baik hati, dalam bacaan kita hari ini mengingatkan pada kita, bahwa menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat tidak akan lengkap, jika kita belum bisa mengasihi sesama kita. Bagaimana cara mengasihi sesama kita? Yakni dengan cara memberikan teladan kasih Kristus dalam kehidupan kita. Orang yang mau mengasihi dnegan tulus tentu tidak akan pandang bulu dalam melihat sesamanya. Yuk, terus berbuat kebaikan dan mewartakan kasih Tuhan!

Berbagi kasih tak perlu melihat kondisi seseorang.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni aku, jika selama ini sering memandang hina sesamaku. Aku mau meneladani kasih sayang-Mu dalam kehidupanku. Amin.”

Photo Credit: Funchye via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *