renungan-21-agustus-2014-orang-tua-bijak

Orang Tua Bijak

Ayat Emas
Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.
(Yak. 3:16)

Ada seorang kaya yang memohon pertolongan seorang bapak tua bijaksana untuk menghilangkan kebisaaan buruk anaknya yang merugikan. Bapak tua membawa anak muda ini ke taman. Ia meminta si anak untuk mencabut sebatang rumput liar yang dapat dicabutnya dengan mudah, menggunakan telunjuk dan ibu jarinya.

Kemudian bapak tua meminta si anak mencabut serumpun tanaman benalu. Si anak menggunakan genggamannya dan mencabut dengan sedikit tenaga. Tidak jauh dari sana, bapak tua meminta si anak mencabut sebuah tanaman agak besar. Si anak mengerahkan semua tenaga hingga mukanya memerah dan berhasil mencabutnya hingga ke akar-akarnya. Bapak tua menunjuk sebuah pohon jambu yang akarnya sudah terlihat kemana-mana dan meminta si anak mencabutnya. Dengan segenap kekuatan, didorongnya pohon itu, tapi tidak bergerak sama sekali. Si anak menggelengkan kepala dan mengatakan itu tidak mungkin.

“Begitu juga dengan kebisaaan buruk. Saat mereka muda, mudah sekali untuk mencabutnya. Tapi saat sudah berakar ke mana-mana, hampir mustahil mencabutnya,” begitu kata si Bapak tua.

Membiarkan iri hati dan egois menguasai hati kita itu merupakan kebisaaan buruk. Begitu iri hati dan egois muncul, segeralah matikan sebelum menjadi besar dan menguasai hidup kita. Karena ujungnya pasti kekacauan dan segala macam kejahatan.

Iri hati adalah seni menghitung berkat orang lain daripada menghitung berkatmu sendiri ~ Harold Coffin
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau menolak rasa iri hati dan egois dari awal. Ingatkan aku jika ada perasaan itu menyelinap dalam hatiku. Amin.”

Photo Credit: Pierre Kroupensky Fotografo via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *