renungan-14-agustus-2014-kepo

KEPO

Ayat Emas
dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
(Ef. 5:16)

Ada istilah anak muda yang ngetrend mulai tahun lalu, yaitu “KEPO”. Apa sih itu? Ada yang bilang, istilah itu berasal dari bahasa Cina Hokkian. Ke = Bertanya, Po (Apo) = Nenek. Jadi artinya nenek-nenek yang suka nanya-nanya ini-itu, pingin tau aja. Ada juga yang bilang istilah itu adalah akronim/singkatan dari Knowing Every Particular Object (KEPO) yang artinya ya itu, pingin tahu aja!

Dengan adanya Facebook, Twitter dan media sosial lainnya, kehidupan setiap orang semakin terbuka. Ada yang suka melakukan “stalking” yang artinya kira-kira suka banget lihat-lihat kehidupan orang lain lewat media sosial. Ia suka melihat kegiatan orang tertentu dengan membuka foto-foto, menelusuri teman-temannya bahkan keluarganya. Apakah kamu punya hobby itu?

Ya, memang nggak melanggar hukum sih, karena kan informasi itu terbuka bebas untuk siapa aja. Tapi itu kan menghabiskan banyak waktu. Daripada mengurusi urusan orang, masih banyak yang bisa dilakukan di waktu luang. Baca buku, menambah wawasan, olah raga, menulis diary, bermain musik dan banyak lagi.
Firman Tuhan bilang, kita harus cermat mempergunakan waktu ini. Pastikan waktumu digunakan untuk hal-hal yang berguna dan menambah nilai dirimu.

Menghabiskan banyak waktu untuk tahu urusan orang lain sungguh tidak bijaksana
Doaku:
“Roh Kudus, tolong aku untuk menjadi bijaksana dalam menggunakan waktuku. Ingatkan aku jika aku melakukan hal yang tidak berguna. Amin.”

Photo Credit: Oberazzi via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *