renungan-07-agustus-2014-boleh-kok-marah

Boleh Kok Marah

Ayat Emas
Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam.
(Mzm. 4:5)
Bacaan: Mazmur 4:1-9

@sallysalino kembaran ma @lucia_49 ya? begitu bunyi twit Marcel, sahabat Sally. Membaca itu, sally sangat marah, ia mendidih sepertinya sebentar lagi hendak meledak. Bagaimana mungkin, sahabatnya, tempat ia curhat, membeberkan rahasianya. Sally menyukai Eric dan sering mengirim pesan tersembunyi lewat twitter dengan account samaran @lucia_49. Sekarang sahabatnya sendiri membuka rahasianya di twitter.

Kalau kalian menjadi Sally, apa yang kalian lakukan? Pasti marah dong dipermalukan seperti itu. Pasti ada yang langsung perang di twitter, ada yang langsung melabrak di telepon, atau bahkan ada yang langsung putus hubungan total. Tapi apa kata Alkitab tentang itu?

Boleh kok kita murka, yang gak boleh adalah berbuat dosa. Itu termasuk balas memaki atau malah melukai. Sebelum semua reaksi terlanjur meledak, satu hal yang harus dilakukan. Berdoalah bilang Tuhan, kalau kamu marah dan sakit hati berat. Keluarkan semua isi hatimu pada Tuhan. Itu lebih baik daripada langsung bereaksi membalas. Diperlakukan tidak adil memang sangat melukai kita, tapi kan gak perlu sampai harus berbuat dosa dengan balas melukai, bukan?

Firman Tuhan bilang, jika kamu marah, berdiamlah dulu. Semakin sakit hatimu, semakin kamu harus berdiam dan berdoa terlebih dahulu. Maka kamu akan mendapati hatimu tidak sesakit itu.
Mau coba formula baru ini?

Marah boleh. Berbuat dosa selagi marah itu yang tidak boleh.
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolong aku untuk segera berlari pada-Mu saat aku dilukai dan diperlakukan tidak adil. Terima kasih Tuhan, Amin.”

Andrea Kennard via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *