renungan-19-juli-2014-bukan-sekadar-menempel

Bukan Sekadar Menempel

Ayat Emas
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
(Yoh. 15:4a)

Pernahkah kamu melihat tanaman bugenvil? Belakangan tanaman bugenvil dimodifikasi dengan cara stek, sehingga saat berbunga memiliki beragam warna.

Cara stek ini mengambil mata ranting baru pada tanaman bugenvil yang akan kita gabungkan dengan tanaman bugenvil pokok, dan diletakkan juga di mata tunas pokok yang telah di kupas. Setelah tunas baru dan juga tempat tunasnya siap, mata tunas baru ditempel pada tempat mata tunas pokok, kemudian diikat dengan kuat.

Untuk mendapatkan hasil perpaduan warna yang sangat indah, tunas ranting itu tidak hanya sekadar menempel, namun benar-benar melekat pada pokoknya. Setelah melekat tidak akan mudah terlepas, bahkan dapat bertumbuh dengan baik. Inilah yang menghasilkan jenis tanaman bugenvil yang baru.

Kerygmers, demikian juga kehidupan kita dalam Tuhan. Saat kita ingin menghasilkan buah-buah yang indah, maka kehidupan kita tidak hanya sekadar menempel pada Bapa, namun benar-benar melekat erat pada-Nya.

Bagaimana cara melekat yang erat pada Bapa? Dengan rajin berdoa, membaca firman-Nya, sehingga kamu bisa mengerti dan melakukan apa yang dikehendaki-Nya dalam hidupmu. Melekat erat berarti juga kamu mau mengubah kebiasaan lamamu menjadi kebiasaan yang lebih baik di dalam Tuhan.

Hasilkan bunga yang indah agar keindahannya dapat dinikmati semua orang.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau lebih erat melekat kepada-Mu, sehingga aku dapat menghasilkan buah-buah Roh dalam kehidupanku. Amin.”

▶MacLeod◀ via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *