renungan-15-juli-2014-perdamaian-ooh-perdamaian

Perdamaian… Ooh, Perdamaian

Ayat Emas
Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu;
(Mzm. 34:14)

Dion dan Ari bertengkar hebat di sekolah, sampai-sampai teman-teman di kelasnya terganggu dan mereka dipanggil ke ruang kepala sekolah.

Ternyata alasan utama pertengkaran mereka bermula dari hal sepele, sebuah candaan yang menjadi saling mengejek. Setelah sama-sama tersinggung, perkelahianpun tak dapat dihindarkan.

Menyulut api amarah seseorang memang sangat mudah. Sebuah canda akan menjadi bumerang, saat dilontarkan pada saat yang kurang tepat. Bak menambahkan bensin pada api yang berkobar. Yang timbul kemudian adalah sakit hati yang membakar jiwa.

Sedangkan menciptakan perdamaian perlu tenaga ekstra. Perlu kebesaran hati untuk menghargai orang lain. Tapi saat perdamaian sudah tercipta, segala sesuatu menjadi lebih mudah dan indah.

Kerygmers, jika kamu menginginkan hidupmu sejahtera, peliharalah perdamaian dalam hidupmu. Menghargai orang lain menjadi salah satu kuncinya!

Menyulut api amarah sangatlah mudah. Namun untuk memadamkan luka hati perlu waktu lama ~ YNA
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolonglah aku supaya dapat menjaga lidahku dan dapat menjadi anak-anak pembawa damai seperti yang Engkau harapkan. Amin.”

Katarina 2353 via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *