renungan-04-juli-2014-konsekuensinya

Konsekuensinya ?

Ayat Emas
Tetapi Bileam beroleh peringatan keras untuk kejahatannya, sebab keledai beban yang bisu berbicara dengan suara manusia dan mencegah kebebalan nabi itu.
(2 Ptr. 2:16)

Menurutmu, lebih mudah melakukan yang mana: melakukan hal-hal yang baik atau melakukan hal-hal yang buruk? Hemm,…tapi kok anehnya, sepertinya lebih mudah untuk melakukan hal-hal yang buruk ya? Untuk melakukan hal-hal yang baik sepertinya memerlukan sebuah usaha dan tekad yang keras.

Ryan agak kesulitan mendapatkan teman yang cocok di sekolahnya. Saat kemudian dia diterima di sebuah kelompok, dia tidak menyadari jika teman-temannya berperi laku buruk. Dalam hatinya menjadi bimbang, antara memilih tetap dalam kelompok itu tapi dia harus mengikuti kebiasaan buruk mereka dengan merokok dan minum-minuman keras. Atau meninggalkan mereka dan dia harus mencari teman yang baru.

Segala sesuatu yang kita lakukan pasti ada konsekwensi atau akibatnya. Jika kamu melakukan yang buruk, maka sesuatu yang buruk akan menimpamu suatu saat. Demikian pula, jika kamu senantiasa melakukan kebaikan, maka hal-hal yang baik juga akan kita terima dalam hidup kita.

Kerygmers, Bileam mendapatkan peringatan yang keras dari Tuhan akibat kejahatannya, baru kemudian ia menyadarinya. Sebelum mendapatkan peringatan yang keras ada baiknya kita mencegah hal tersebut terjadi.

Lebih baik mencegah daripada mengobati
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni aku jika sering ingin memuaskan keinginanku sendiri, tanpa menyertakan Engkau dalam keputusan yang aku ambil. Tolong aku untuk selalu mendengarkan suara-Mu. Amin.”

BeneToZi via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *