renungan-06-juni-2014-yang-dulu-lemah

Yang Dulu Lemah . . .

Ayat Emas
“Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.
(Kel. 7:1)

Mungkin tidak pernah terlintas dalam benak Musa sewaktu dia masih muda, bahwa dia akan menjadi pemimpin terbesar sepanjang sejarah dunia. Ya, siapa yang sangka, anak yang dibuang, anak yang dipungut, bisa menjadi pemimpin yang terbesar di dunia ini. Tetapi kalau Tuhan sudah berkehendak, maka siapakah yang dapat merubahnya? Perhatikan firman Tuhan kepada Musa : “Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.”

Tuhan bukan saja mengangkat Musa menjadi pemimpin rakyat biasa, namun pemimpin bagi raja Firaun, dan pemimpin bagi keluarganya. Hal ini dapat terwujud oleh karena Musa selalu mengikuti proses yang dilakukan Tuhan di dalam hidupnya.

Kerygmers, jangan pernah menyesali sesuatu yang sudah terjadi dalam hidupmu, walaupun itu sangat sakit dan pahit, tetapi teruslah berada dalam jalan Tuhan agar Tuhan membentukmu. Sama seperti Musa, dia terus mengikuti proses demi proses dalam hidupnya. Mulai dari kecil dia harus berpisah dengan orang tuanya, saat dia muda dia harus berada dipersembunyian karena telah membunuh, dia juga pernah berada di padang belantara sebagai gembala domba. Semua dilaluinya dengan baik tanpa harus berontak pada Tuhan.

Jangan pernah merasa lemah dan kalah, walau kamu berasal dari kalangan lemah. Tuhan sanggup mengangkat kamu menjadi yang terkuat dari semua yang kuat asal kamu tetap setia dalam proses yang Dia kerjakan.

Dalam kelemahanmulah Kekuatan Tuhan dinyatakan
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni aku kalau selama ini aku berusaha mengatasi masalahku sendiri. Aku lelah, capek ya Tuhan. Aku sadari tanpa Engkau aku tidak dapat berbuat apa-apa. Bantu aku, berkati aku, sertai aku. Amin”

yummyumyum_katie via Compfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *