renungan-03-juni-2014-lupa-diri

Lupa Diri?

Ayat Emas
“Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?”
(Kel. 3:11)

Beberapa tahun yang silam, sewaktu aku masih tinggal di asrama sebuah seminari Alkitab. Waktu itu entah kenapa sepanjang hari aku selalu memuji Tuhan dengan pujian “Siapakah aku ini Tuhan… jadi biji matamu..” Teman-teman yang ada di asrama saat itu spontan berteriak…”Woi… ada orang lupa diri… tidak tahu siapa dirinya…”

Ha…ha… terkadang hal ini terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari, kita masih mempertanyakani siapakah kita ini. Apakah yang sudah kita miliki, atau mampukah kita melakukan perkara-perkara besar?

Kerygmers, hal ini sering terjadi pada orang yang sedang mencari jati diri. Jangankan kamu, Musa saja yang dekat dengan Tuhan masih mempertanyakan siapakah dirinya, sehingga Tuhan mau memakainya menjadi pemimpin. Musa mempertanyakan apakah dia mampu menjadi pemimpin yang besar? Sementara dia sendiri hanyalah seorang anak pungut dari putri Firaun. Dia bukan keturunan raja.

Tetapi kalau Tuhan sudah berkehendak, tidak ada yang mustahil. Asal Musa menurut pada perintah Tuhan, maka ia bisa menjadi pemimpin besar yang melakukan perkara besar.

Kerygmers, Allah Musa adalah Allah kita, Allah yang selalu menunggu untuk menolong kamu menjadi lebih baik. Asal kamu percaya dan setia pada-Nya, maka Dia adalah Allah yang setia dan adil akan selalu menopangmu.

Orang yang lupa diri tidak akan pernah bisa melakukan perkara yang besar. Ingatlah kamu adalah ciptaan yang mulia yang diciptakan untuk pekerjaan yang mulia
Doaku:
“Tuhan Yesus, terimakasih karena sudah mengingatkan aku bahwa aku ini milik-Mu. Aku harus patuh dan setia kepada-Mu agar aku dapat melakukan perkara yang besar bagi kemuliaan nama-Mu, amin.”

megglestheclownviaCompfight cc

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *