tanya-dong-renungan-21-mei-2014

Tanya Dong !

Ayat Emas
Nikodemus menjawab, katanya: “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?”
(Yoh. 3:9)

tanya-dong-renungan-21-mei-2014

Ada sebuah pepatah yang mengatakan: “Malu bertanya sesat di jalan.” Pepatah ini mengajarkan kita agar tidak malu bertanya, jika memang tidak paham atau belum mengetahui sesuatu.

Jangan malu mengakui, jika memang belum memahami sesuatu, jangan malu bertanya jika memang masih belum mengerti. Saat kita bertanya, bukan berarti kita bodoh, tapi itu adalah sebuah proses agar kita menjadi tahu atau pandai. Lebih baik bertanya dari pada berlagak sok tahu, tapi sebenarnya tidak tahu apa-apa.

Nikodemus, seorang yang sangat memahami isi Kitab Taurat, bahkan ia juga seorang pengajar bangsa Israel. Tapi ia mau belajar tentang kebenaran Firman Tuhan kepada Tuhan Yesus. Raja Daud adalah salah satu raja terbesar yang pernah ada, tapi di setiap tindakkan dan keputusan yang akan diambilnya, dia pasti bertanya terlebih dahulu pada Tuhan.

So, Kerygmers, bertanyalah jika kamu memang benar-benar tidak tahu atau belum mengerti sesuatu. Tapi jangan iseng bertanya, sekadar menguji orang lain, padahal kalian sudah tahu jawabannya.

Jika kita mau bertanya ketika kita belum memahami sesuatu, itu adalah langkah awal untuk cerdas.
Doaku:
“Tuhan Yesus yang baik, ampunilah aku, jika selama ini menjadi orang yang sok tahu. Aku mau berusaha menjadi orang yang cerdas dan tak malu mengakui kelemahanku. Amin”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *