in-my-pray-renungan-11-april-2014

In My Pray

Ayat Emas
“…bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu.”
(Rm .1: 9b)
Bacaan: Roma 1:8-12

in-my-pray-renungan-11-april-2014

Katrin sangat suka mendengar lantunan lagu dari Nikita, “Di doa Ibuku, namaku disebut.” Setiap mau tidur, Katrin pasti mendengarkan lagu ini dan membayangkan sang ibu sedang mendoakannya.

Setelah semakin dewasa Katrin berpikir, jika dirinya dibawa dalam doa ibunya, berarti dia juga harus mendoakan orang lain dalam doanya. Sejak saat itu, Katrin belajar untuk mendoakan orang lain.

Awalnya Katrin hanya mendoakan ayah dan ibunya. Tapi kemudian ia mulai belajar mendoakan keluarga besarnya dan teman-teman dekatnya. Lama-kelamaan dia mengembangkan doanya bagi guru-guru dan semua orang yang dikenalnya. Ia merasa sangat senang bisa mendoakan banyak orang lain.

Rasul Paulus juga melakukan hal yang sama. Ia banyak mendoakan jemaat-jemaat yang pernah dilayaninya, dan orang-orang yang dikenalnya. Kerygmers, pernahkah kamu mengingat orang lain dalam doa-doa kamu ? Ataukah kamu masih berdoa bagi diri sendiri? Yuk, belajar mendoakan orang lain, minimal orang tua kita. Sangat penting mendoakan orang lain, karena terkadang melalui doa-doa kita bagi mereka, Tuhan Yesus berkarya dan ada banyak jiwa bisa diselamatkan.

Doa kita bagi orang lain, bisa menjadi sarana Tuhan menolong mereka
Doaku:
“Tuhan Yesus, bantu aku untuk bisa berdoa bagi sesamaku. Mendoakan orangtua, teman-temanku dan juga bangsa ini. Amin”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *