tekun-berdoa-renungan-10-april-2014

Tekun Berdoa

Ayat Emas
“Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama”
(Kis. 1: 14ª)

tekun-berdoa-renungan-10-april-2014

Banyak orang mengungkapkan, bahwa menunggu adalah hal yang membosankan. Misal, sudah membuat janji dengan seseorang untuk pergi bersama-sama ke bimbingan belajar, namun sampai lewat dari waktu perjanjian,…eh, teman kita belum muncul juga.

Dini merasa jengkel, karena Yosi belum juga muncul, padahal 15 menit yang lalu seharusnya mereka sudah berangkat ke tempat perlombaan karya ilmiah remaja itu.

Menunggu jawaban doa terkadang juga bisa membuat kita bosan, marah, jengkel dan tidak sabar.
Mungkin kamu pernah berdoa, memohon sesuatu. Sudah berdoa cukup lama, namun jawaban doa itu belum kunjung datang. Malah kadang keadaan semakin rumit dan kalian menjadi putusasa. Di sinilah kita membutuhkan ketekunan. Jawaban doa memang tidak selalu datang dengan cepat, seperti yang kita mau, sebab Tuhan ternyata lebih tahu kapan waktu yang tepat menjawab doa-doa kita.

Kerygmers, doa-doa kita membutuhkan kepercayaan penuh, sekalipun masih belum dijawab Tuhan Yesus. Saat menunggu jawaban doa kalian tersebut, sebenarnya Tuhan juga menguji kalian, sampai sejauh mana kalian mau bersandar pada pertolongan-Nya. Tetaplah bertekun seperti para murid Tuhan Yesus, yang menantikan datangnya pencurahan Roh Kudus di Yerusalem. Janji Tuhan tidak pernah gagal, semuanya hanya masalah waktu dan iman kita kepada-Nya.

Ketekunan akan menghasilkan jawaban doa yang manis
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni jika sering kali aku memaksakan kehendakku, saat menanti-nantikan jawaban doa dari-Mu. Tolong aku untuk tetap percaya dan bertekun di dalam Engkau. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *