hidup-yang-berarti-renungan-03-april-2014

Hidup yang Berarti

Ayat Emas
“Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya.”
(Gal. 6:15)

hidup-yang-berarti-renungan-03-april-2014

Timmy selalu ingat masa-masa SMP nya. Gimana tidak ingat? Masa itu adalah masa paling nakal baginya. Ia selalu membuat keonaran bersama teman-teman se-gang-nya. Entah menjahili guru, teman, atau tukang bersih-bersih di sekolahnya.

Timmy dan teman-teman se-gang-nya, seolah tidak bisa hidup tanpa membuat keonaran. Membolos, mengerjai orang, tidak mengerjakan PR, memalak teman, tidak belajar, adalah hal-hal yang sudah biasa mereka lakukan.

Namun, sebenarnya saat sendiri, Timmy merasakan kekosongan dan kehampaan dalam hidupnya. Sekalipun ia terlihat sangat senang dan menikmati saat membuat keonaran, tapi sesungguhnya ia juga merasakan kesepian dalam hidupnya. Wah, kasihan sekali dia….

Akhirnya, suatu kali saat Timmy pergi ke gereja,ia mendengarkan firman Tuhan yang mengatakan bahwa hidup yang berarti itu hanya ada di dalam Tuhan Yesus. Awalnya dia tidak memahami dan hanya bisa memikirkan firman itu. Lama kelamaan dia mulai mengerti bahwa pola hidup lamanya yang nakal itu, tidak akan membuatnya bahagia. Sebaliknya, jika ia menjadi anak baik dan rajin belajar, di situlah ia akan merasakan kebahagiaan. Timmy pun mulai berubah menjadi anak yang baik dan rajin belajar. Tak ada lagi kesedihan dan kesepian, sebab banyak orang yang sekarang berbalik menyukainya.

Banggalah akan kehidupanmu yang baik, bukan yang buruk
Doaku:
“Bapa di surga, ampuni aku jika sering bandel dan menuruti kemauanku sendiri. Ajarkan aku untuk memiliki hidup yang baru, sehingga bahagia bersama-Mu. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *