saling-memberi-renungan-21-maret-2014

Saling Memberi

Ayat Emas
“Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.”
(2 Kor. 8:14)

saling-memberi-renungan-21-maret-2014

Ratih berasal dari keluarga yang kurang mampu. Meski demikian dia suka menolong teman-temannya yang lain. Suatu kali dia mau menolong Mira yang kehilangan uangnya untuk membayar LKS, meski dengan uang terakhir yang dimilikinya.

Bagi Ratih, menolong orang lain itu penting. Seperti pesan ibunya, ”Meskipun kamu berkekurangan, tapi hatimu harus dipenuhi perasaan kasih dan peduli pada orang lain.” Sejak waktu itu, Ratih belajar berbagi dengan teman-temannya yang lain.

Suatu kali, bapak Ratih mengalami kecelakaan, sehingga harus dibawa ke rumah sakit terdekat. Ratih merasa sedih, karena dia tahu, orangtuanya tidak memiliki simpanan uang untuk membayar keperluan di rumah sakit. Ratih hanya bisa berdoa pada Tuhan Yesus.

Ditengah rasa putusasa Ratih dan ibunya, mendadak datang Mira bersama orangtuanya ke rumah sakit, tempat bapak Ratih dirawat. Ternyata ayah Mira adalah salah satu dokter di rumah sakit tersebut. ”Ratih, kamu jangan takut…Ayahku akan merawat bapakmu sampai sembuh. Ayah juga akan membantu biaya pengobatan selama di rumah sakit ini,” bisik Mira pada Ratih.

Ternyata saling memberi itu indah sekali. Belajar peduli pada orang lain, secara tidak langsung menanamkan kasih pada mereka. Jika kamu ingin diberi, maka kamu juga harus belajar memberi terlebih dahulu.

Tuhan memberikan kita dua tangan, satu untuk menerima dan satu untuk memberi ~ Billy Graham
Doaku:
“Tuhan Yesus, terimakasih untuk orang-orang yang telah peduli dan berbagi bersamaku. Tolong aku untuk belajar berbagi bersama mereka. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *