sahabat-renungan-03-februari-2014

Sahabat

Ayat Emas
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran”
(Ams. 17: 17)

sahabat-renungan-03-februari-2014


Dulu kita sahabat berteman bagai ulat,
mengalahkan sinar mentari, …
kau jauhi diriku karna sesuatu …
persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu-kupu …

Menjalin persahabatan memang tidak mudah. Saat permasalahan datang, terkadang kita bisa mengatasinya bersama, sehingga persahabatan kita makin dikuatkan olehnya. Tapi tak sedikit, sebuah persahabatan berakhir, saat permasalahan melanda.

Sebuah kesalahpahaman kecil, terkadang juga bisa menjadi hal yang fatal dalam sebuah persahabatan. Memang sangat disayangkan, jika persahabatan menjadi rapuh karena ketidakpercayaan.

Kerygmers, bersyukurlah kita karena kita memiliki sahabat sejati, yang tidak pernah meninggalkan kita. Dia selalu setia menuntun langkah hidup kita. Bahkan, jika kita mau dekat dan hidup sesuai kehendak-Nya, Dia berkenan memberitahukan rencana-Nya bagi kita.

Tuhan Allah telah menjanjikan bagi Abraham menjadi sebuah bangsa yang besar. Keturunan Abraham akan seperti bintang di langit dan pasir di lautan, sungguh luar biasa!

Itu salah satu bukti bahwa orang-orang yang dekat dengan Tuhan, akan mengetahui rencana Tuhan bagi hidupnya, dan bahkan berkat Tuhan selalu melimpah. Ayo, Kerygmers, lebih dekat lagi dengan sahabat sejati kita!!

Sahabat sejati adalah dia yang ada di saat kita mengalami sukacita maupun dukacita
Doaku:
“Tuhan Yesus, terimakasih karena Engkau mau menjadi sahabat yang tidak pernah meninggalkanku. Berkatilah semua sahabat-sahabatku. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *