gajiku-uang-sakuku-renungan-29-januari-2014

Gajiku, Uang Saku-ku

Ayat Emas
“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.”
(Ibr. 13:5a)

gajiku-uang-sakuku-renungan-29-januari-2014

Pengusaha-pengusaha kaya mulai banyak yang ditangkap karena kasus korupsi. Mereka yang hidupnya serba mewah dengan segala macam kemudahan, tiba-tiba harus dipenjara. Betapa tidak enaknya. Mengapa mereka mencuri uang negara ? Karena mereka ingin memiliki kekayaan yang lebih lagi, merasa kekurangan terus dan tidak pernah cukup. Hingga satu titik, memutuskan mengambil jalan yang curang untuk mendapatkan uang.

Yohanes Pembaptis menegur tentara Romawi, yang merampas dan memeras rakyat untuk mendapatkan uang. Ia menyuruh mereka untuk mencukupkan diri dengan gaji yang mereka terima. Itu intinya.

Kalian juga menerima “gaji” bukan ? Uang saku kalian. Belajarlah mencukupkan dirimu dan mengatur uang sakumu dengan baik. Berlatihlah untuk menahan keinginan dan bersikap bijaksana membelanjakan uang. Mengapa ?

Karena para koruptor tidak begitu lahir jadi koruptor. Mereka adalah orang-orang yang tidak mau melatih diri mereka bersyukur dan mencukupkan diri dengan apa yang mereka miliki. Suatu hari kalian akan dewasa dan memiliki uang sendiri. Jika dari remaja tidak berlatih mendisiplinkan diri dalam hal keuangan, akan mengalami kesusahan di masa dewasa nanti. Masa iya sih, di masa depan mau dikejar-kejar hutang demi keinginan mata ?

Tuhan mempercayakan berkat besar pada mereka yang bisa dipercaya
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau belajar mengelola keuangan. Tolonglah aku. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *