marilyn-manson-renungan-26-januari-2014

Marilyn Manson

Ayat Emas
“Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.”
(Gal. 6:10)

marilyn-manson-renungan-26-januari-2014

Brian Warner adalah seorang remaja yang pemalu, minder dan tidak pede sama sekali. Darah campuran Jerman-Polandia membuat dirinya berwajah pucat, datar dan sangat tidak menarik. Ia tergabung dalam kaum muda di gereja episkopal.

Suatu hari, kaum muda mengadakan perjalanan ke taman hiburan. Semua bergembira bersama teman-temannya, kecuali Brian. Tidak ada seorangpun yang mau berteman dan berjalan bersamanya. Ia sendirian. Tiga bulan kemudian, ia berhenti sama sekali ke gereja karena kecewa dan tertolak. Hal itu menimbulkan sakit yang luar biasa di hatinya.

Bertahun-tahun kemudian, ia membuat sebuah grup band yang bertemakan pemberontakan. Ia mengklaim dirinya sebagai antikristus. Ia menciptakan lagu-lagu dengan lirik mengerikan dan memicu beberapa anak muda untuk melakukan tindakan kasar. Ia mengubah namanya menjadi Marilyn Manson dan menjadi penyanyi rock yang aneh dan sangat kental dengan nuansa kegelapan.

Andaikan teman-teman gerejanya mau menerimanya, mungkin ia tidak jadi seperti itu. Jika besok kamu bertemu dengan seseorang yang baru pertama kali hadir, atau mereka yang selama ini tidak diperhatikan, cobalah bersikap lebih ramah. Setidaknya ajaklah berjabat tangan dengan senyum ramah. Siapa tahu tindakan sederhana seperti itu bisa menyelamatkan jiwanya.

Sebuah senyuman adalah ucapan selamat datang yang dipakai di seluruh dunia. – Max Eastman
Doaku:
“Tuhan Yesus, pakailah aku untuk menjadi kepanjangan tangan-Mu, untuk menyentuh dan menguatkan hati mereka yang kesepian. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *