patah-semangat-bin-galau-renungan-19-januari-2014

Patah Semangat Bin Galau

Ayat Emas
“Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana. ”
(Ams. 24:16)

patah-semangat-bin-galau-renungan-19-januari-2014

Patrick Beckert adalah atlet speed skating asal Jerman, yang berlatih keras untuk masuk dalam tim Olimpiade Musim Dingin, di Vancouver, Kanada, pada Februari 2010. Ketika babak penyisihan, ia berada di urutan ke 4 dan gagal masuk final untuk memenangkan medali. Ia sangat kecewa. Ia merasa setiap latihan-latihan dan kerja kerasnya tidak ada artinya. Dengan patah semangat dan galau berat, ia meninggalkan base camp untuk menyendiri meratapi kekalahannya. Ia mematikan handphone-nya dan tidak mau dihubungi sama sekali.

Tidak disangka, Enrico Fabis, atlet Italia pemegang dua medali emas, menarik diri dari pertandingan final karena cedera. Maka, terbukalah peluang untuk Beckert bertanding di babak final. Semua orang mencari Patrick kemana-mana tapi tidak ketemu. Handphone-nya tidak bisa dihubungi. Akhirnya pertandinganpun berjalan tanpa Patrick.

Bayangkan, betapa tambah kecewanya Patrick saat mengetahui kenyataan itu. Sesuatu yang lama diimpi-impikan dengan kerja keras hilang begitu saja karena ia menuruti rasa galaunya.

Jangan pandang remeh rasa galau yang lagi trend di mana-mana. Kecewa boleh. Galau sah-sah saja. Tapi jangan biarkan kedua hal itu menghanyutkanmu. Masalah selalu ada, hadapilah ! Daud mempunyai sejuta masalah dan ia menghadapinya. Hasilnya, ia tidak kehilangan kesempatan terbaik dalam hidupnya, menjadi Raja.

Seorang pemenang sejati mengangkat wajah pada masalah dan menghadapinya.
Doaku:
“Bapa di surga, aku sangat membutuhkan kekuatan-Mu untuk bisa bangkit mengatasi segala masalah di sekelilingku. Dampingilah aku selalu dengan Roh-Mu. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *