iri-hati-renungan-14-januari-2014

Iri Hati

Ayat Emas
“Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.”
(Yak. 3:16)

iri-hati-renungan-14-januari-2014

Cindy memandang HP baru Tya dengan pandangan sebal. Hatinya tiba-tiba panas, sakit dan bergemuruh. Orang tua Tya baru datang dari Singapore tempat handphone baru itu diluncurkan untuk pertama kalinya. Mungkin Tya anak pertama di seluruh sekolah yang memilikinya. Cindy melihat handphone-nya yang mulai ketinggalan model. Sejak saat itu, Cindy selalu berusaha menjelekkan Tya. Dia senang kalau Tya susah.

Saul sangat sebal ketika dikalahkan oleh Daud. Ia marah karena Daud lebih berhasil darinya. Setiap tugas yang diberikan Saul padanya selalu dilakukan Daud dengan berhasil. Saul tetap membenci Daud dan mengejar Daud untuk dibunuh sampai akhir hidupnya.

Nah, yang begitu itu bernama IRI HATI. Sifat manusia memang selalu iri jika yang lain lebih berhasil. Iri hati tidak bisa dihindari. Mungkin bukan HP. Kita bisa iri hati dengan bentuk fisik, nilai, harta benda, kepandaian, bakat dan hidup orang lain. Yang harus diperhatikan, bagaimana kita menyikapi iri hati kita. Apakah kita berbuat jahat dengan berusaha menjatuhkan orang lain seperti Cindy dan Raja Saul ? Atau kita datang pada Tuhan menyatakan rasa iri hati dan keinginan kita ?

Datanglah pada Tuhan. Bawa semua keinginan dan kekesalan hatimu. Maka Ia akan membuka matamu untuk melihat hal-hal yang bisa disyukuri dalam hidupmu.

Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang. – Amsal 14:30
Doaku:
“Roh Kudus, tolong aku untuk menjaga hatiku untuk tidak berbuat kejahatan saat aku iri hati dengan keberuntungan orang lain. Tolong aku, ya, Tuhan Yesus. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *