waktu-untuk-bersyukur-renungan-15-desember-2013

Waktu Untuk Bersyukur

Ayat Emas
“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
(Yoh. 14: 27)

waktu-untuk-bersyukur-renungan-15-desember-2013

Tomy berasal dari keluarga yang berkekurangan. Dia bercita-cita ingin hidup layak. Setiap hari ia bekerja keras dan berusaha untuk bisa menabung. Akhirnya, usahanya berhasil, dia memiliki usaha yang sukses, rumah dan sebuah mobil.

Sekalipun sudah mencukupi semua kebutuhannya, Tomy terus bekerja keras, bahkan rela kerja hingga larut malam. Sampai akhirnya jatuh sakit, dan meninggal dunia. Tomy tak bisa bersyukur dan menikmati hasil jerih payahnya.

Kerygmers, seringkali hal yang sama, juga terjadi dalam hidup kita. Bukan berarti kita tak boleh bekerja keras. Ada waktunya untuk bekerja, ada waktunya untuk beristirahat. Mungkin kita telah memiliki segalanya dari hasil kerja keras kita, namun jika kita tidak bisa bersyukur atas semua pemberian Tuhan itu, maka kita akan selalu merasa tidak puas dan terus merasa berkekurangan.

Kerygmers, mungkin kalian pernah mengalami kegagalan atau tidak memperoleh damai sejahtera dalam kehidupan sehari-hari. Itulah saatnya kalian berhenti sejenak, merenungkan semua perjalanan yang telah kalian jalani bersama Dia, agar kalian bisa menikmati kebersamaan bersama Tuhan Yesus dan mensyukurinya.

Berhenti sejenak untuk bersyukur dan menikmati apa yang Tuhan berikan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terimakasih atas semua berkat yang Engkau berikan kepadaku. Ajar aku untuk belajar berbagi dan bersyukur atas semuanya. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *