mukjizat-itu-masih-ada-renungan-11-desember-2013

Mukjizat Itu Masih Ada

Ayat Emas
“Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.” ”
(Yoh. 11:25)

mukjizat-itu-masih-ada-renungan-11-desember-2013

Dea bercerita, saat tengah berdoa, dia mendapatkan perintah langsung dari Allah. Allah memberitahukan padanya, tempat orang yang sedang mengalami dukacita, dan esok hari tepat pukul 11.00, dia harus katakan dengan keras, “Bangkitlah!”

Keesokan harinya, Dea pergi ke tempat yang ditunjukkan Allah padanya dan benar, ia melihat orang dalam rumah ini tengah dalam situasi dukacita. Karena banyak pelayat, Dea menjadi ragu-ragu, “Bisa-bisa aku dianggap orang gila, jika berteriak di tengah-tengah orang yang sedang berduka ini.” Akhirnya, saat jam menunjukan pukul 10.30, Dea meninggalkan rumah itu, tanpa melakukan apa yang diperintahkan Allah padanya.

Dea berfikir akan datang lagi pukul 11.05 ke rumah itu. Saat dia kembali ke rumah duka itu, dia mendapati semua orang yang melayat seperti ketakutan dan saling berbisik satu sama lain. Karena penasaran, Dea bertanya pada salah seorang pelayat. Ternyata, tepat pada pukul 11.00 tadi, peti yang berada di dalam rumah, yang telah siap untuk diangkat dan dibawa ke pemakaman, tiba-tiba terguncang dan ada suara ketukan dari dalamnya. Dea merasa menyesal, “Andai saja aku tadi menuruti perintah Tuhan…” ucapnya penuh penyesalan.

Kerygmers, kita belajar dari seseorang yang seharusnya dipakai Allah, ini. Ketika kita merasa bahwa apa yang kita lakukan salah, maka kita harus cepat minta ampun. Mungkin ada dosa yang telah kita lakukan, maka harus segera bertobat. Karena kita tidak tahu dengan rencana Allah yang luar biasa, untuk hidup kita. Jangan pernah takut atau heran ketika mukjizat itu terjadi, karena melalui mukjizat, Tuhan menyatakan kuasa-Nya.

Melalui mukjizat Allah menyatakan kuasa-Nya kepada manusia.
Doaku:
“Tuhan Yesus, terimakasih karena mukjizat-Mu masih nyata ada bagiku. Tolong aku, ya, Tuhan, untuk dapat lebih memahami kehendak-Mu. Amin. “
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *