applause-renungan-7-desember-2013

Applause

Ayat Emas
“Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.”
(Mzm. 138:2)

applause-renungan-7-desember-2013

Kalian pernah melihat konser band di kota kalian? Jika yang akan tampil adalah idola kalian, maka tak heran jika jauh-jauh hari kalian akan segera mencari dan mendapatkan tiket masuk konser tersebut.

Demikian juga pada hari “H” pertunjukkan berlangsung, kalian tak ragu-ragu ikut bernyanyi bersama idola kalian tersebut, bahkan sambil mengoyangkan badan, mengangkat tangan dan melambaikannya. Kalian tak segan memberikan applause bagi para idola kalian.

Coba sekarang kalian ingat, bagaimana sikap kalian saat mengikuti ibadah Minggu? Apakah kalian malu untuk bertepuk tangan, enggan untuk mengeluarkan suara saat memuji Tuhan? Atau bahkan malu untuk mengangkat tangan, saat kalian membutuhkan pertolongan doa?

kita bisa memberikan lebih banyak tepuk tangan, kepada pemain bola yang handal, daripada kepada Allah yang telah menciptakan kita. Bahkan kita bisa menyanyikan banyak lagu dalam sebuah konser, yang hanya menyanjung manusia, daripada bagi Kristus yang telah menyelamatkan kita.

Kerygmers, kita akan belajar dari Raja Daud, saat dia memindahkan tabut Allah. Daud menari dengan sekuat tenaga untuk mempermuliakan Tuhan. Dia tidak menghiraukan orang-orang yang mungkin menganggapnya kurang waras, karena menari-nari di sepanjang jalan menuju Yesusalem.

Kerygmers, beribadahlah dengan sungguh-sungguh dan berusahalah untuk menyenangkan hati Tuhan. Karena Tuhan menyukai anak-anak yang mau datang kepada-Nya dengan sukacita. Ketika kita memuji dengan kesungguhan hati, Tuhan Yesus melihat kita dan tersenyum gembira, karena kita menyenangkan hati-Nya, lewat puji-pujian dan penyembahan kita.

Segala hormat dan pujian layak diberikan pada Allah yang Maha Kasih
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau menaikkan puji-pujian dan penyembahanku hanya kepada-Mu. Tolong aku, ya, Tuhan, untuk bisa melakukannya dengan sungguh-sungguh. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *