putus-cinta-gak-berarti-kiamat-renungan-05-februari-2013

Putus Cinta, Gak Berarti Kiamat

Ayat Emas
“Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: “Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!”
(Pkh. 12:1)

putus-cinta-gak-berarti-kiamat-renungan-05-februari-2013

Ada sebuah lirik lagu yang me-ngatakan seperti ini, “Ternyata tanpamu langit masih biru, ternyata tanpamu bunga pun tak layu. Ternyata dunia masih berputar walau kau bukan jadi milikku.” Yep, dunia gak kiamat saat kamu putus dengan pacarmu.

Kalau teman-teman kita yang belum kenal sama Tuhan Yesus, saat putus cinta merasakan galau, sedih berke-panjangan, bahkan putus asa dan memilih mengakhiri hidup, kita sebagai anak-Nya tentu harus lebih bijak menghadapi masalah seperti ini.

Ketika kamu atau si doi mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan cinta, memang itu terasa menyakitkan. Namun bukan berarti saat putus cinta kamu harus menangis sepanjang hari, mengunci diri di kamar, tidak mau bertemu orang lain, tidak ingin makan, tidak semangat pergi ke sekolah. Padahal masih banyak orang yang mengasihimu, dan masih banyak pula hal-hal yang lebih penting yang harus kamu kerjakan.

Kerygmers, ketahuilah usia kita masih sangat muda. Masih banyak hal yang perlu kita lakukan. Ketimbang berlarut-larut dalam kesedihan atau buru-buru mencari pengganti si doi, lebih baik kita memusatkan perhatian dalam pelajaran dulu. Kalau kita telah menyelesaikan se-kolah dengan baik, mendapat pekerjaan yang baik pula, barulah memikirkan masalah jodoh. Setuju?

Putus cinta bukan berarti kiamat
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajar aku untuk tidak memfokuskan diri pada masalah pacaran, tapi mengutamakan sekolah. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *