bangkit-dan-berjalanlah-renungan-13-januari-2013

Bangkit dan Berjalanlah!

Ayat Emas
“Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah”
(Yoh.5:8)

bangkit-dan-berjalanlah-renungan-13-januari-2013

Kelumpuhan adalah “kematian” bagi manusia. Mengapa disebut kematian? Memang orang yang lumpuh tidak mati/kehilangan nafas. Namun, orang yang lumpuh juga disebut mati karena tidak bisa bergerak dengan bebas, selayaknya orang sehat. Salah satu ciri kehidupan adalah dapat bergerak, sehingga orang yang lumpuh tidak dapat menjalani kehidupan dengan bebas.

Sama seperti orang lumpuh di pinggir kolam Betesda, yang sedang putus asa. la sudah lama tidak memiliki kesempatan untuk menceburkan diri ke dalam kolam, saat malaikat Tuhan menggoncangkan airnya. Alhasil, 38 tahun sudah ia duduk di pinggiran kolam tersebut dan hanya bisa meratapi nasibnya.

Kelumpuhan rupanya tidak hanya terjadi pada tubuh fisik. Namun, juga dapat terjadi di dalam hati. Kelumpuhan hati banyak sebabnya, salah satunya adalah kekecewaan, kebencian dan dendam.

Manusia yang memendam kekecewaan terhadap seseorang, bahkan terhadap Tuhan, biasanya tidak akan pernah bisa berhasil dalam hidupnya. Allah tidak akan memberkati orang-orang yang lumpuh dalam kekecewaannya.

Kerygmers, tinggalkanlah segala kekecewaan yang ada dalam hatimu, lepaskanlah pengampunanmu. Mari bangkit dari keterpurukan dan kekecewaanmu, dan berjalanlah bersama Tuhan Yesus.

Kekecewaan adalah jalan bergelombang yang menghambat langkah kidup kita
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mohon pegang tanganku agar aku bisa bangkit dan berjalan bersama-sama dengan Engkau. Amin.”
Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *