“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”
(Ayb. 42:2)

Kita mungkin pernah membaca ratusan daftar kegagalan manusia. Tokoh-tokoh besar di dunia banyak memiliki daftar kegagalan dalam hidupnya. Ada yang menghabiskan hampir ¾ hidup mereka dalam kegagalan, baru ¼ sisanya membuahkan keberhasilan.
Ada pula yang memulainya dengan keberhasilan, namun mengakhiri hidup mereka dengan kegagalan. Semua manusia pasti pernah mengalami kegagalan. Ini menunjukkan bahwa manusia penuh dengan keterbatasan dan kekurangan. Namun, tidak demikian dengan Tuhan Allah.
Ayub dalam segala penderitaan yang dialaminya, dapat mengatakan bahwa Allah tidak pernah gagal dalam rencana-Nya. Meski rencana Allah dalam hidup Ayub seolah gagal, karena hidup Ayub harus berbalik 1800 dari keadaannya semula, namun sesungguhnya rencana-Nya tidak pernah gagal, karena Ia sanggup memulihkan Ayub.
Kerygmers, apakah kalian semua percaya bahwa rencana Allah tidak pernah gagal dan bahwa kekuasaan-Nya sanggup untuk melakukan segala sesuatu? Apapun yang kita alami saat ini, baik kegagalan, penolakan, atau tekanan hidup yang membuat kita terpuruk, yakinlah bahwa Tuhan Yesus sanggup mengubah itu semua menjadi baik. Serahkanlah segalanya kepada Tuhan Yesus, biarkan Dia bekerja, dan saksikan pemulihan yang dikerjakan-Nya, asal kita tetap percaya bahwa rencana-Nya tak pernah gagal.
“Tuhan Yesus, mulai saat ini aku mau percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Mu, Amin.”










Comments
Tell us what do you think.
There are no comments on this entry.