kesaksian-selamat-dari-ledakan-pesawat

Selamat dari Ledakan Pesawat

kesaksian-selamat-dari-ledakan-pesawat

Sebuah pesawat perintis yang membawa empat orang penumpang dan seorang pilot, mengalami kecelakaan. Tiga orang penumpang dan pilot tewas, namun Hanna Luce, seorang gadis berusia 22 tahun, berhasil selamat dari kecelakaan naas tersebut. Hebatnya, nyawa Hannah ini diselamatkan oleh seorang penumpang lainnya, yang justru meninggal dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.

“Sementara kami berterimakasih karena keajaiban Hannah, kami benar-benar berduka dengan korban lainnya,” kata ayah Hannah, Ron Luce.

Kecelakaan ini bermula ketika Luce dan tiga temannya naik sebuah pesawat perintis bermesin ganda Cessna 401, untuk menghadiri sebuah acara rohani di Omaha, Iowa yang diselenggarakan oleh Teen Mania Ministries, sebuah organisasi yang didirikan ayahnya.

Namun malang, setelah lepas landas dari sebuah bandara di Tulsa, tiba-tiba ada sesuatu yang salah dengan mesin pesawat. Ketika melakukan pendaratan, pesawat tergelincir sekitar 200 meter sebelum menabrak beberapa pohon dan meledak dan akhirnya terbakar.

Sang pilot, Luke Sheets, meninggal di tempat kejadian. Penumpang lain, pemuda berusia 29 tahun bernama Garrett Coble dan Stephen Luth (22) ditemukan tak bernyawa.

Austin Anderson, mantan prajurit Angkatan Laut yang baru pulang dari Irak selamat. Ia lah yang menarik Hannah keluar dari pesawat yang terbakar, dan keduanya mampu berjalan ke jalan terdekat untuk mencari bantuan. Anderson kemudian meninggal di rumah sakit, menderita luka bakar lebih dari 90 persen di tubuhnya. Sedangkan kondisi Hannah sendiri dinyatakan stabil, meski luka bakar yang dialaminya cukup besar, yaitu 28 persen.

Salah satu sikap seorang pahlawan adalah mendahulukan keselamatan orang lain, itulah yang diteladankan oleh Austin Anderson. Walapun mengalami luka yang parah, dia masih mau berusaha menyelamatkan orang lain. Sikap seperti ini tidak muncul begitu saja, tapi dimulai dari sebuah kepedulian untuk hal-hal kecil, baru kemudian kita akan mempunyai rasa kepedulian yang makin besar.

(sumber: (repro: tempo & http://gsjabansel.blogspot.com/2012))

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *