kebiasaan-baik-bs-menjadi-kekuatan-open-mind-januari-2014

Kebiasaan Baik Bisa Menjadi Sebuah Kekuatan

kebiasaan-baik-bs-menjadi-kekuatan-open-mind-januari-2014

Suatu hari rakyat bersorak-sorai, menyaksikan kehebatan keahlian memanah seorang panglima yang luar biasa. 100 kali anak panah dilepas, maka 100 anak panah itu pun tepat mengenai sasaran.

Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua, penjual minyak menyeletuk, “Panglima memang pemanah hebat! Tetapi, itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih.”

Panglima dan seluruh rakyat yang hadir memandang dengan tercengang dan bertanya-tanya, apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu.

Tukang minyak itu berkata lagi, “Tunggu sebentar!” kemudian ia beranjak dari tempatnya, mengambil sebuah koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya.

Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Dengan penuh keyakinan, si penjual minyak tersebut mengambil gayung penuh berisi minyak, dan kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi, sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut. Panglima dan seluruh rakyat tercengang.

Mereka bersorak-sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dengan penuh kerendahan hati dan rasa hormat, tukang minyak di hadapan panglima, sambil mengucapkan kalimat bijaknya: “Itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih! Kebiasaan yang diulang terus-menerus akan melahirkan keahlian.”

Dalam kisah ini kita dapat belajar bahwa betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan. Habit is a power! Hasil dari kebiasaan yang terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah dan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan, kita membutuhkan karakter sukses. Karakter sukses itu hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan-kebiasaan seperti: berpikir positif, antusias, optimis, disiplin, integritas,
tanggungjawab dan terlebih lagi keintiman kita dengan Tuhan setiap saat.

Nyata bukan, keunggulan terjadi berkat sebuah kebiasaan dan disiplin keras!

(sumber: unknown)

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *