teenz-idol-des-2016

NATASHIA NIKITA : JANGAN ANGGAP REMEH TALENTAMU!

idol1

Setelah sekian lama menantikan pertemuan ini, di tengah-tengah jadwal yang padat, akhirnya Redaksi Kerygma Teenz mendapat kesempatan mengobrol bersama pemilik album “Pemilik Hidupku”, Natashia Nikita yang akrab disapa Niq. Ok, Guys simak baik-baik ya….

Hai, Niq, bisakah diceritakan tentang album terbaru kamu “Pemilik Hidupku”, apakah dalam album tersebut selain menyanyi, kamu juga banyak menulis lagunya?
Album “Pemilik Hidupku” tuh lumayan special buat Niq, karena kali ini Niq benar-benar terlibat dalam proses pembuatannya. Mulai dari pemilihan lagu, pemilihan arranger untuk musik, bagaimana kira-kira musiknya akan dibuat, cover album, dan sebagainya. Di album ini, Niq juga nulis lagu untuk pertama kali, yay..! Judulnya “All I Need.” Nuansanya sendiri agak berbeda karena Niq menulis lagu itu bersama teman Niq, orang Swiss, waktu kuliah di Hillsong Sydney. Makanya album ini ninggalin kesan tersendiri.

Apa sebenarnya harapan yang ingin kamu bagikan melalui album “Pemilik Hidupku”?
Waktu bikin album ini, harapan utama Niq adalah agar album ini bisa diterima sama semua masyarakat luas, supaya sebanyak mungkin orang bisa tahu bahwa kita semua itu sangat disayang dan dikasihi Tuhan. Niq ingin semua orang tahu bahwa kasih Tuhan itu gak pandang bulu, semua yang datang pada Tuhan Yesus dengan hati terbuka pasti diterima. Penerimaan seperti itu cuma bisa kita dapat dari Tuhan Yesus dan Niq berharap bisa bagikan itu ke semua orang lewat album ini.

Apa saja kesibukan Niq sekarang selain promo album tersebut?
Karna Niq sudah lulus kuliah, sekarang jadi bisa fokus di nyanyi he he… Masih promo-promo album ini, pelayanan sana sini, Masih planning untuk next album supaya bisa lebih baik lagi. Terus juga ada kegiatan mengajar bahasa Inggris buat anak-anak yang kurang mampu.

Kalau boleh jujur, apakah ada harapan/impian Niq yang belum tercapai hingga saat ini?
Hmmmm… apa ya? Ingin bisa bikin album bareng sama penyanyi luar, bisa duet. Ingin ini ingin itu, banyak banget yang dimaui. Harus banyak belajar lagi supaya bisa menjadi lebih baik lagi dari sekarang. Sudah tentu campur tangan Tuhan yang terlibat dalam setiap keinginan yang ada.

Ohya, omong-omong nih, punya tokoh idola gak? Siapa? Mengapa mengidolakan mereka?
Tokoh idola, pastinya Tuhan Yesus, ha ha ha… Abraham juga, karena imannya luar biasa banget. Kalau idola di ‘dunia’ tuh papi dan mami. Mereka sudah nanamin nilai-nilai penting dalam hidup Niq. Misal, harus mengutamakan Tuhan dalam segala sesuatu, pentingnya moral, disiplin dan kerja keras untuk mencapai apa yang kita mau, dan sebagainya. Mereka juga orang-orang yang baik dan very strong. Mereka bukan orang-orang yang sempurna, tapi ada banyak hal yang Niq kagum dari mereka. Tentunya mereka juga yang sudah support Niq dari kecil dalam pendidikan dan karier, hingga Niq bisa ada di posisi sekarang ini.

idol2

Menurut Niq, bagaimana sih menjadi jawaban generasi muda melalui pujian/musik/talenta yang kamu miliki? Apa tantangan terberatnya?
Buat Niq, musik adalah bahasa yang sangat universal. Walaupun kita nggak ngerti kata-kata yang diucapkan dalam lagu itu, seringkali dengan mendengarkan musiknya saja kita bisa merasakan makna dari lagu itu. Sama juga seperti “bicara” sama generasi muda. Seringkali kita bingung gimana mau berkomunikasi sama mereka. Niq pribadi bukan orang yang pintar omong ha ha ha… Daripada disuruh pidato panjang lebar, Niq lebih milih menyanyi satu album deh ha ha ha,… So, lewat musik banyak yang bisa Niq sampaikan, terutama buat teman-teman yang lebih muda. Niq percaya bahwa ada lagu-lagu tertentu yang bisa membuat pendengarnya merasa related dengan lagu itu, dimana dia merasa bahwa lagu itu ‘ngomong’ sama dia. Di situ jadi lebih gampang buat jadi ‘terhubung’ sama orang itu, walaupun gak ada komunikasi langsung dan itulah yang bikin musik jadi ‘jawaban’ yang lain daripada yang lain. Tantangannya, well, mungkin mencari lagu-lagu yang bisa menjangkau seluas mungkin, bisa membuat pendengarnya merasa ‘dimengerti’ dan bisa menguatkan yah. Semua orang punya selera masing-masing, gak mungkin juga bisa mengikuti selera semua orang. Itu sih yang berusaha Niq jawab di album “Pemilik Hidupku”. Pemilihan lagu di album itu bukan cuma dilihat dari melodi saja tapi terutama juga dari lirik. Niq berusaha untuk bikin sesuatu yang fresh supaya teman-teman dari segala usia bisa suka, tapi terutama gak menghilangkan fokus utamanya, yaitu cinta Tuhan yang nggak bersyarat.

Ada gak sih kesukaran yang dialami saat mewartakan cinta kasih Tuhan Yesus melalui pujian?
Kesukaran sih pasti ada yah.. Namanya orang hidup gak mungkin ada yang gak pernah mengalami masalah ha ha ha… Tapi ya dibawa enjoy saja sih, kalaupun capai-capai sedikit. Sukanya jauh lebih banyak soalnya, di saat Niq mengalami masalah dalam hidup, lagu-lagu yang Niq nyanyikan itu menguatkan juga buat Niq. Niq bisa bertemu banyak orang di berbagai tempat yang mungkin belum tentu Niq datangi kalau Niq gak jadi penyanyi. Makan banyak makanan menyenangkan dari berbagai daerah (yaps, Niq doyan banget makan). Terus juga enjoy banget bisa menyalurkan hobi sambil melakukan sesuatu yang positif. Bisa pelayanan terus dari kecil sampai sekarang tuh privilege yang sangat luar biasa buat Niq.

Ohya, bisakah diceritakan pengalaman masa kecil Niq yang paling berkesan?
Hmmmm… mungkin pas zaman masih percaya Santa Claus yah, ha ha ha… Setiap Natal, Niq dan Nikola (my little brother), biasanya tulis surat buat Santa, kasih wish list ingin hadiah Natal apa, terus ‘dikirim’ sama papi mami ke Santa. Pas malam Natal, taruh rumput di sepatu. Ceritanya buat rusa-rusanya Santa Claus yang mungkin lapar dan capai habis terbang jauh dari kutub ha ha ha… Biasanya on Christmas morning, rumput sudah hilang dan diganti kado-kado di bawah pohon Natal.

Niq anak pertama dari dua bersaudara. Kalo follow instagram Niq (@natashianikita), pasti tahu kalau Niq dekat banget sama adik. Dia tuh my bestfriend, setiap ada apa-apa pasti ceritanya sama dia dan begitu juga sebaliknya. Kita tahu hampir semua ‘rahasia’ masing-masih. We’re That close.
Dari kecil memang sudah suka banget baca buku, sekarang buku Niq sudah lebih dari 9000-an kali. Kalau makan, ya memang doyan saja ha ha ha…

Apa jenjang pendidikan terakhir Niq ?
Niq lulus kuliah tahun 2010 dari Universitas Pelita Harapan Business School. Waktu itu ambil jurusan management, majoring in marketing. Terus tahun 2012, Niq lanjut lagi sekolah di Hillsong International Leadership College di Sydney, Australia, ambil jurusan worship music.

Tahun depan apakah ada rencana untuk membuat album lagi? Semisal “iya” album yang bagaimana yang ingin diwujudkan? Sudah berapa album yang telah Niq keluarkan?
Pastinya ada. Album yang lebih baik lagi dari segi musik dan kualitas, juga lebih bisa memberkati banyak orang. Sejauh ini sudah ada sekitar 15 album yang Niq keluarkan, dari umur 7 tahun sampai sekarang.

Bagaimana Niki menghadapi “tantangan persaingan” di dunia musik?
Niq sih, senang-senang saja dengan semakin banyaknya penyanyi yang bermunculan di dunia musik rohani. Semakin banyak yang pelayanan, semakin bagus karena berarti semakin luas jangkauannya. Balik lagi, semua orang punya selera sendiri-sendiri. Musik Niq ada yang suka, banyak yang sangat loyal mengikuti perkembangan musik Niq, tapi mungkin juga ada yang merasa kurang cocok sama selera mereka. Nah mereka yang kurang cocok ini kan bisa mendengarkan musik penyanyi rohani lain yang mungkin lebih ‘kena’ di hati. Niq sendiri terus berusaha untuk bisa jadi penyanyi yang lebih baik lagi dengan terus latihan dan belajar supaya gak stuck di situ-situ saja dan bisa berkembang juga memberikan musik album yang lebih baik lagi.

Jika berandai-andai, 3-5 tahun ke depan, apa yang Niq dapat lihat dari diri sendiri?
3-5 tahun ke depan, Niq masih punya gigi dan masih nyanyi. Ha ha ha… Hopefully sudah jadi orang yang lebih baik, anak yang lebih baik, penyanyi yang lebih baik. Niq berharap sampai tahun-tahun depan Tuhan masih percayakan terus pelayanan untuk mewartakan cinta kasih-Nya buat semua orang, lewat album-album yang Niq akan buat kedepannya, yang gak luput dari campur tangan Tuhan buat kehidupan Niq keseluruhannya.

Bagaimanakah seorang Nikita menjaga nilai–‐nilai “kekudusan” di tengah-tengah tantangan dunia modern ini (dunia intertaiment)?
Yang namanya tantangan sih pasti ada di mana-mana, bukan cuma di dunia entertainment saja he he… Niq gak bilang bahwa Niq adalah orang yang sempurna, tapi Niq selalu berusaha sebisa mungkin untuk menjaga semua yang sudah Tuhan kasih dan treat them with respect. Niq bersyukur karena Niq punya keluarga yang sudah menanamkan dan selalu mengingatkan tentang nilai-nilai yang penting dalam hidup, teman-teman yang baik dan nggak ‘menjerumuskan’, juga Tuhan yang menguatkan Niq untuk terus belajar dan kasih pedoman, yaitu Alkitab, yang bisa jadi pegangan.

Apa nih, pesan-pesanmu untuk anak-anak remaja (teens) Kristen di Indonesia?
Pesan Niq, selalu bersyukur. Selalu ingat bahwa “you guys are deeply loved by God. No matter where you’ve been or what you’ve done,” Tuhan gak pernah berhenti sayang sama kalian. Niq juga percaya bahwa kita semua masing-masing tuh dikasih talenta sama Tuhan. Semua talenta itu, sekalipun yang kita anggap kecil, berpotensi banget buat jadi berkat buat orang lain. Jadi jangan pernah anggap remeh talenta kamu. Kembangkan apa yang jadi passion kalian dan terus belajar.

(By: Ayik, Medio 2015)

Photo Credit: http://2.bp.blogspot.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *