teen-idol-mei-2015-franky-kuncoro

Franky Kuncoro : BERANILAH BERMIMPI BESAR!

teen-idol-franky-kuncoro-2

Kecintaannya akan musik, membawa Franky Kuncoro, pria kelahiran Solo, 28 Juni 1980 itu, bekerja sebagai tenaga part timer di Gereja Mawar Sharon, Surabaya, sebagai staff pengembangan dan pengajaran di Departemen Praise & Worship. Selain itu ia juga mengembangkan Unlimited Worship, yakni sebuah komunitas pemuji dan penyembah di Indonesia, yang memiliki kerinduan untuk meningkatkan kualitas pujian dan penyembahan, dengan memperlengkapi dan menyediakan pelatihan kerohanian, kepemimpinan, dan musik bagi pelayan pujian penyembahan pada gereja-gereja lokal.

Unlimited Worship ini telah mengadakan empat kali konferensi pujian penyembahan dan telah dihadiri 3000 peserta dari 300 gereja yang berbeda. Dalam malam pujian penyembahan yang diadakan sewaktu konferensi, ada sekitar 25.000 orang terlibat konferensi ini, yang juga telah melibatkan lebih dari 100 pemuji, yang hidupnya telah menjadi inspirasi baik di dalam negeri maupun sampai tingkat internasional

Menurut Franky, selama ini yang mendorongnya untuk maju adalah karena adanya panggilan hidup yang kuat dalam bidang pujian penyembahan. Selain itu juga karena support dari orang-tua, para pemimpin gereja dan juga teman-temannya.

Franky yang mengidolakan Ps. Jusuf Sutanto, Ps. Philip Mantofa, Ps. Caleb Natanielliem, Ps. Judy Koesmanto, Ps. Mil, Ps. Victor Gunawan, karena mereka adalah orang-orang yang tidak pernah berhenti menabur, menunjukkan keteladanan hidup, serta memberikan kesempatan. “Dari mereka inilah saya banyak belajar tentang bagaimana membangun gereja Tuhan yang dinamis, penuh kuasa dan berdampak.”

teen-idol-mei-2015-franky-kuncoro-2

Diakui Franky, kerinduannya terbesar saat ini adalah membangun “Worship Team Training Center” di banyak kota di Indonesia, agar bisa meningkatkan kualitas pujian dan penyembahan di gereja-gereja Lokal.

Adapun musik yang bisa mendukung dan menjadi jawaban, menurut Franky yang juga suami dari Feliana itu, adalah bila ada lagu-lagu yang lahir dari kesaksikan hidup yang diubahkan, dan lagu itu dinyanyikan oleh orang-orang yang hidupnya jadi teladan dan punya integritas. Harus dikemas dalam sajian musik yang indah serta relevan, sesuai perkembangan musik saat ini.

Tantangannya, lanjut Franky, adalah perpaduan tiga hal di atas, yakni antara lagu yang baik, penyanyi yang berintegritas, serta kemasan musik yang relevan dan update. “Semua orang yang ada di dunia musik adalah rekan. Kompetitor utama kita adalah dunia yang tidak mengenal Tuhan dengan pesan musik yang menghancurkan generasi!”

Tak sedikit tantangan yang dialami Franky saat mewartakan kasih Tuhan Yesus melalui pujian, yakni bagaimana menangkap pesan Tuhan yang tepat, sehingga lagu-lagu yang disampaikan bisa berdampak bagi pendengarnya. Tantangan lain adalah kultur dari audience. Makanya, saya biasa suka bertanya dulu tentang kondisi orang-orang yang akan kita layani, terang Franky yang suka menghabiskan waktu refreshing bersama keluarga, jika ada waktu luang ditengah kesibukannya.

teen-idol-mei-2015-franky-kuncoro-3

Franky, anak kedua dari dua orang bersaudara ini, memiliki pengalaman masa kecil yang cukup berkesan, saat ia terjatuh dari atap rumahnya setinggi 6m, saat bermain layang-layang. Mukjizat Tuhan lewat pujian dan penyembahan terjadi atas hidupnya. Pendarahan di mulutnya tiba-tiba berhenti. Luka sobek di mulutnya tiba-tiba bisa menutup dengan sempurna, padahal sudah hampir dioperasi. sedangkan patah tulang di tangan sebelah kanan, yang seharusnya baru bisa sembuh dalam 6 bulan tapi ternyata hanya membutuhkan waktu dua minggu saja. Tuhan ajaib!

Karena mukjizat yang dialaminya tersebut, tak heran jika Franky memiliki kedekatan hati dengan Tuhan. Ia melihat sosok Yesus Kristus sebagai Bapa, pemimpin, sahabat yang sempurna, yang setia dalam segala keadaan, guru kehidupan, penolong sempurna, pembawa damai sejahtera dan sukacita, plus sumber hikmat dalam hidupnya.

“Hidup kita ini perlu cinta yang sempurna, yaitu cinta dari Tuhan supaya kita bisa berbagi kasih dengan orang lain. Mengatakan cinta itu hanya butuh waktu dua detik, tetapi butuh komitmen seumur hidup untuk melakukannya,” ucap Franky. “Karena itulah, kita perlu belajar terus untuk mengingat kebaikan Tuhan dalam hidup ini. Hal inilah yang mengingatkan saya untuk terus hidup kudus, fokus akan masa depan dan setiap pilihan yang saya ambil.”

Lebih lanjut Franky bertutur, jika tahun ini ada rencana untuk membuat album Life Tree atau album solo, tapi masih menunggu beberapa rencana, karena sudah cukup banyak rencana yang harus diselesaikan. Tapi konsep album tersebut akan live recording dengan banyak lagu baru serta dibuat video live-nya.

“Jadi, temukanlah panggilan hidupmu lewat potensi terbaikmu. Persembahkanlah itu untuk kemuliaan Tuhan. Fokus dan punyailah strategi dalam mencapai impianmu, beranilah bermimpi besar karena kita punya Tuhan yang besar!” pesan Franky, mengakhiri ceritanya.

<2014, by:Ayik>

Photo Credit: http://scontent-a.cdninstagram.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *